Pemkot: Masjid Baiturrahim Pelaksanaan Shalat Idul Fitri
Selasa, 13 Juni 2017 15:51 WIB
Masjid Baiturrahim (kakarmand)
Palu, (antarasulteng.com) - Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah, memilih Masjid Baiturrahim Lolu sebagai pusat pelaksanaan shalat Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriah.
Pemkot Palu menyosialisasikan tempat tersebut yang tertuang dalam surat nomor 451/1668/ kesra/2017 tentang penyampaian tempat shalat idul fitri 1 syawal 1438 hijriah tingkat Kota Palu, ditanda tangani pejabat Sekretaris Daerah KotaPalu, Asri SH.
"Tempat shalat tersebut telah di sepakati oleh berbagai pihak dan tokoh-tokoh agama, serta lembaga-lembaga agama Islam," ungkap Asri di Palu, Selasa.
Ia mengakui dalam surat tersebut dicantumkan bahwa pengambilan keputusan tempat shalat idul fitri tingkat Kota Palu dilakukan atas hasil kesepakatan rapat yang dihadiri forum Imam Masjid se-Kota Palu, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dandim 1306 dan Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemkot Palu.
"Surat penyampaian tempat pelaksanaan shalat idul fitri tingkat Kota Palu, merupakan tindak lanjut dari hasil rapat tanggal 25=4 Mei 2017," ujarnya.
Terkait hal itu Ketua MUI Kota Palu Prof. Zainal Abidin M.Ag mengemukakan bahwa Idul Fitri harus dijadikan sebagai momen maaf memaafkan antarsesama muslim dan sesama manusia.
Menurut dia seorang muslim dapat mengunjungi kawannya non-muslim untuk memohon maaf dengan memanfaatkan momen tersebut.
"Kalau kawan kita non-muslim enggan datang ke kita untuk memohon maaf, maka kita yang pergi memohon maaf," ujarnya.
Lebih lanjut dia mengatakan bahwa Islam menganjurkan pemeluknya untuk saling maaf memaafkan demi keutuhan dan kesatuan serta berkualitasnya hubungan silaturahmi. (skd)
Pemkot Palu menyosialisasikan tempat tersebut yang tertuang dalam surat nomor 451/1668/ kesra/2017 tentang penyampaian tempat shalat idul fitri 1 syawal 1438 hijriah tingkat Kota Palu, ditanda tangani pejabat Sekretaris Daerah KotaPalu, Asri SH.
"Tempat shalat tersebut telah di sepakati oleh berbagai pihak dan tokoh-tokoh agama, serta lembaga-lembaga agama Islam," ungkap Asri di Palu, Selasa.
Ia mengakui dalam surat tersebut dicantumkan bahwa pengambilan keputusan tempat shalat idul fitri tingkat Kota Palu dilakukan atas hasil kesepakatan rapat yang dihadiri forum Imam Masjid se-Kota Palu, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dandim 1306 dan Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemkot Palu.
"Surat penyampaian tempat pelaksanaan shalat idul fitri tingkat Kota Palu, merupakan tindak lanjut dari hasil rapat tanggal 25=4 Mei 2017," ujarnya.
Terkait hal itu Ketua MUI Kota Palu Prof. Zainal Abidin M.Ag mengemukakan bahwa Idul Fitri harus dijadikan sebagai momen maaf memaafkan antarsesama muslim dan sesama manusia.
Menurut dia seorang muslim dapat mengunjungi kawannya non-muslim untuk memohon maaf dengan memanfaatkan momen tersebut.
"Kalau kawan kita non-muslim enggan datang ke kita untuk memohon maaf, maka kita yang pergi memohon maaf," ujarnya.
Lebih lanjut dia mengatakan bahwa Islam menganjurkan pemeluknya untuk saling maaf memaafkan demi keutuhan dan kesatuan serta berkualitasnya hubungan silaturahmi. (skd)
Pewarta : Muhammad Hajiji
Editor : Rolex Malaha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Masyarakat dan civitas akademika UIN Datokarama Palu sholat minta hujan
07 November 2023 19:45 WIB, 2023
Sholat Tarawih pertama seribuan jamaah padati Masjid Al-Markaz Makassar
13 April 2021 2:17 WIB, 2021
Sampaikan Minal Aidin, Wapres imbau masyarakat untuk Sholat Ied di rumah
21 May 2020 20:21 WIB, 2020
Terpopuler - Sulteng
Lihat Juga
200-an kontraktor proyek Pemprov Sulteng belum ikutkan karyawannya ke BPJamsostek
21 February 2020 11:49 WIB, 2020
Hanura rekomendasikan Hadianto-Reni berpasangan di Pilkada Kota Palu
21 February 2020 0:05 WIB, 2020