Donggala (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Donggala bersama-sama berkomitmen dalam membangun kembali kejayaan daerah itu sebagai kota niaga, tempat persinggahan perdagangan antar pulau dan antarnegara.
Wakil Gubernur Sulteng dr. Reny A Lamadjido mengatakan Kabupaten Donggala memiliki posisi strategis, kekayaan sumber daya alam melimpah, dan memiliki potensi pariwisata.
"Jadi memang di Donggala ini terkenal dengan berbagai kekayaan budaya dan nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi identitas sekaligus kekuatan utama dalam pembangunan daerah," kata Reny saat menghadiri pesta rakyat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kabupaten Donggala di Kecamatan Banawa, Senin.
Ia mengemukakan ke depan pemerintah daerah dapat bersinergi dengan masyarakat untuk mengelola seluruh potensi kekayaan alam di Kabupaten Donggala tersebut.
"Tentunya potensi-potensi ini harus dikelola dengan baik, bijak, inklusif, dan berkelanjutan demi kemajuan Kabupaten Donggala," ucapnya.
Ia menuturkan pentingnya persatuan, toleransi, dan solidaritas agar masyarakat tidak mudah terpecah belah akibat perbedaan yang ada.
"Harusnya perbedaan ini harus disikapi positif sebagai kekuatan untuk memperkuat kebersamaan dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal," sebutnya.
Reny mengajak masyarakat dan pemerintah daerah setempat dapat bersatu dan bergerak bersama mewujudkan kejayaan Kabupaten Donggala di tingkat nasional.
"Kita harus memiliki keyakinan bahwa dengan bersama-sama bisa membawa Donggala ke panggung kejayaan yang sesungguhnya," ujarnya.
Sementara itu Bupati Donggala Vera Elena Laruni menyebutkan pesta rakyat kali ini merupakan momentum untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
"Ini merupakan momen emosional dan penuh rasa syukur karena ini pesta rakyat pertama setelah saya dilantik menjadi kepala daerah, tentunya kehadiran kami disini tidak hanya sebagai bupati tapi juga sebagai anak negeri yang lahir dan tumbuh di Kabupaten Donggala," katanya.
Pesta rakyat itu merupakan rangkaian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kabupaten Donggala.
"Tema pesta rakyat ini adalah Donggala Bangkit, Donggala Jaya yang secara maknanya merupakan seruan, ikrar dan komitmen untuk menatap masa depan Kabupaten Donggala," ujarnya.
Vera menjelaskan untuk membangkitkan Donggala bukan hanya tugas pemerintah daerah tetapi semua pihak termasuk masyarakat Donggala yang bersatu.
"Donggala memiliki sejarah panjang sebagai kota niaga karena sebagai tempat persinggahan perdagangan antar pulau bahkan antarnegara serta Kabupaten Donggala terkenal dengan komoditas Kopra, Pala, Damar, Kakao dan Cengkeh," jelasnya.
Ia berharap melalui pesta rakyat itu dapat mengembalikan kejayaan Kabupaten Donggala di masa mendatang.
"Donggala adalah ibu dari provinsi Sulawesi Tengah pertama dan perlu diingat bahwa pesta rakyat ini bukan panggung mewah tetapi hanya ruang silaturahim pemerintah dengan masyarakat," tuturnya.