Palu (ANTARA) - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Prof Lukman Thahir mengajak sivitas akademik di kampus itu belajar keikhlasan sebagai pesan refleksi pada peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-18 Kementerian Agama (Kemenag).

"Sebagai insan akademik di bawah naungan Kemenag, mari merenungi esensi dari perjalanan pengabdian selama ini," kata Lukman Thahir di Palu, Sabtu.

Ia mengibaratkan perjalanan institusi dan individu sebagai sebuah buku yang tidak lagi kosong, bahwa dalam buku tersebut lembar kesuksesan dan kegagalan memiliki porsi yang sama pentingnya dalam membentuk karakter manusia.

Setiap capaian dan target yang berhasil diraih, kata dia, adalah buah dari ikhtiar, kebersamaan, dan ketekunan yang tidak sia-sia, lalu lembar kegagalan seperti rencana yang tidak berjalan atau doa yang belum terkabul seringkali memberikan pelajaran yang lebih dalam.

"Jika semua yang kita minta kepada Tuhan dikabulkan, bagaimana mungkin kita belajar keikhlasan. Maka kegagalan merupakan pelajaran berharga melatih kesabaran setiap individu sehingga kerendahan hati selalu ditanamkan dalam diri," katanya.

Pada momen itu sivitas akademik UIN Datokarama Palu juga melaksanakan syukuran atas prestasi meraih akreditasi unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perhatian Tinggi (BAN-PT) 2025.

Pada peringatan HAB Ke-80 Kemenag, UIN Datokarama melaksanakan berbagai kegiatan yang telah dimulai sejak akhir Desember 2025, sejumlah kegiatan tersebut yakni kegiatan olahraga, seni, hiburan, dan sosial, serta peningkatan SDM.

"Jadikan momentum HAB meningkatkan kinerja dalam menyelenggarakan pendidikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa," kata Prof Lukman Thahir.