Sigi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) mendukung peran penting dari Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) sebagai benteng ideologi masyarakat di daerah tersebut.
"Tentunya Duta Pancasila ini memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi teladan dalam sikap, perilaku, dan pengabdian di tengah masyarakat, termasuk dalam menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai luhur pancasila sebagai dasar dan ideologi negara," kata Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae saat ditemui awak media di Bora, Sigi, Jumat.
Ia mengemukakan peran lain Duta Pancasila dalam kehidupan sosial kemasyarakatan seperti menanamkan dan menguatkan nilai Pancasila menjadi teladan generasi muda.
"Ke depan Duta Pancasila juga bisa menjadi contoh dalam disiplin, integritas, nasionalisme, dan semangat gotong royong, meningkatkan wawasan kebangsaan, mengedukasi masyarakat khususnya bagi pelajar, tentang pentingnya persatuan dan cinta tanah air," ucapnya.
Ia menuturkan Duta Pancasila merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam membantu program pembinaan ideologi dan karakter, pembinaan wawasan kebangsaan dan pendidikan karakter, penguatan ketahanan sosial daerah, serta membantu menciptakan stabilitas sosial melalui kegiatan positif kepemudaan.
"Harapannya mereka ini dapat menjadi ujung tombak dalam mencegah penyebaran paham radikalisme dan disintegrasi, membentengi generasi muda dari paham yang bertentangan dengan ideologi negara serta mendorong partisipasi sosial, menggerakkan kegiatan sosial, pendidikan karakter dan aksi kemasyarakatan berbasis nilai," sebutnya.
Rizal pun mengajak seluruh Duta Pancasila Paskibraka Indonesia tingkat Kabupaten Sigi bisa menjadi perpanjangan tangan pemerintah daerah dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.
"Mereka ini bisa menjadi agen yang bertugas menyampaikan program-program pemerintah daerah termasuk dalam menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba," kata dia.