Donggala (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) memastikan seluruh proses seleksi jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama tahun 2026 di daerah tersebut tetap objektif dan transparan.

Wakil Bupati Donggala Taufik M Burhan mengatakan terdapat lima organisasi perangkat daerah (OPD) saat ini belum memiliki pimpinan sehingga dibuka seleksi terbuka tersebut.

"Lima OPD itu seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Kesehatan, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia serta Badan Pendapatan Daerah," kata Taufik saat dihubungi awak media di Banawa, Rabu.

Ia mengemukakan pelaksanaan seleksi terbuka tersebut sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah guna menerapkan sistem merit saat pengisian jabatan kepala dinas maupun kepala badan.

"Harapannya dengan adanya seleksi terbuka ini agar jabatan pimpinan tinggi di Kabupaten Donggala oleh figur yang memiliki kompetensi, integritas dan komitmen dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat," ucapnya.

Pemerintah daerah menargetkan ke depan terwujudnya pimpinan perangkat daerah yang profesional dalam memperkuat tata kelola pemerintahan termasuk percepatan pembangunan di daerah tersebut.

"Siapapun nantinya dinyatakan lolos dalam seleksi ini ke depan mampu menggerakkan organisasi perangkat daerahnya masing-masing secara efektif dengan tetap menghadirkan kinerja yang berdampak kepada masyarakat," sebutnya.

Sementara itu Ketua Panitia Seleksi Rustam Efendi menyebutkan dari seleksi administrasi terdapat 24 orang dinyatakan bisa mengikuti seleksi kompetensi.

Ia menjelaskan pelaksanaan seleksi kompetensi manajerial dan sosial kultural dilaksanakan pada 3 dan 4 Maret 2026 oleh tim asesor dari BKD Provinsi Sulawesi Tengah, serta dilanjutkan seleksi kompetensi teknis pada 6 sampai 7 Maret.

"Untuk hasil akhir akan diumumkan pada 9 Maret mendatang," kata Rustam.