Harga daging sapi jelang idul adha normal
Senin, 20 Agustus 2018 10:03 WIB
Asisten II Sekda Prov Sulteng, DR Bunga Elim Somba (kedua dari kanan) saat sidak ke Pasar Masomba Palu. (Foto Antara/Anas Masa
Palu, (Antaranews Sulteng) - Harga daging sapi di pasaran Kota Palu, Sulawesi Tengah, menjelang hari raya Idul Adha 1439 Hijriah 2018 masih normal dan stok yang tersedia cukup memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Hasil patauan Dinas Perkebunan dan Peternakan Sulteng di kawasan Pasar Masomba dan Pasar Manonda Palu, Senin, khusus untuk ternak kurban yang disediakan para pedagang di pasar hewan dijamin mencukupi kebutuhan.
Ternak sapi potong dan kambing untuk kebutuhan hari raya kurban yang jatuh pada 22 Agutsus 2018 itu, cukup banyak dengan harga bervariasi sesuai dengan besar-kecil ternak.
Demikian pula dengan stok daging sapi di pasaran cukup memadai sehingga tidak ada alasan bagi masyarakat untuk mengkhawatirkan kekurangan daging pada hari raya tersebut.
Sejumlah pedagang di Pasar Masomba mengatakan untuk daging sapi cukup tersedia dalam jumlah memadai, meski permintaan masyarakat menghadapi hari raya Idul Adha mengalami peningkatan dibandingkan hari biasa.
Sulteng, kata Udin, seorang pedagang di kawasan itu mengatakan tidak akan kekurangan daging karena selama ini untuk kebutuhan masyarakat mampu dipenuhi sendiri dari hasil peternakan lokal.
Sejumlah kabupaten di Sulteng, kata dia, merupakan daerah penghasil ternak sapi seperti Banggai, Sigi dan Donggala.
Selama ini kebutuhan pasar di Kota Palu dipasok para pedagang dari daerah-daerah penghasil ternak sapi potong di Provinsi Sulteng.
Karena itu, kata Udin, masyarakat tidak perlu meragukan kualitas daging sapi yang dijual di pasaran, sebab semua ternak yang disembeli untuk konsumsi masyarakat telah melalui pemeriksaan oleh petugas kesehatan hewan Dinas Perkebunan dan Kesehatan Hewan di daerah masing-masing.
Hal senada juga disampaikan Djafar, seorang pedagang di Pasar Manonda Palu. Ia mengatakan setiap menjelang hari raya, permintaan masyarakat terhadap daging sapi meningkat signifikan. "Tapi stok daging tidak pernah kosong," kata dia.
Hanya saja, biasanya harga daging sapi menjelang hari raya naik. Dan itu sudah biasa terjadi. Harga daging sapi segar di pasaran saat ini masih normal Rp110.000/kg.
"Kalaupun dalam satu-dua hari ini, harga daging sapi segar naik sudah paling tinggi pada level Rp120.000/kg.
Harga tersebut, katanya, tidak pernah melebihi dari batas itu. STOK SEMBAKO JELANG RAMADAN. Pedagang melayani warga berbelanja bahan makanan di Pasar Tradisional Masomba di Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (3/5). Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memastikan stok sembako menjelang Ramadan di daerah tersebut aman dan terkendali, meski terjadi kenaikan harga pada sejumlah bahan makanan namun masih dalam batas wajar. (ANTARASulteng/Mohamad Hamzah/18.) (ANTARASulteng/Mohamad Hamzah/18./)
Hasil patauan Dinas Perkebunan dan Peternakan Sulteng di kawasan Pasar Masomba dan Pasar Manonda Palu, Senin, khusus untuk ternak kurban yang disediakan para pedagang di pasar hewan dijamin mencukupi kebutuhan.
Ternak sapi potong dan kambing untuk kebutuhan hari raya kurban yang jatuh pada 22 Agutsus 2018 itu, cukup banyak dengan harga bervariasi sesuai dengan besar-kecil ternak.
Demikian pula dengan stok daging sapi di pasaran cukup memadai sehingga tidak ada alasan bagi masyarakat untuk mengkhawatirkan kekurangan daging pada hari raya tersebut.
Sejumlah pedagang di Pasar Masomba mengatakan untuk daging sapi cukup tersedia dalam jumlah memadai, meski permintaan masyarakat menghadapi hari raya Idul Adha mengalami peningkatan dibandingkan hari biasa.
Sulteng, kata Udin, seorang pedagang di kawasan itu mengatakan tidak akan kekurangan daging karena selama ini untuk kebutuhan masyarakat mampu dipenuhi sendiri dari hasil peternakan lokal.
Sejumlah kabupaten di Sulteng, kata dia, merupakan daerah penghasil ternak sapi seperti Banggai, Sigi dan Donggala.
Selama ini kebutuhan pasar di Kota Palu dipasok para pedagang dari daerah-daerah penghasil ternak sapi potong di Provinsi Sulteng.
Karena itu, kata Udin, masyarakat tidak perlu meragukan kualitas daging sapi yang dijual di pasaran, sebab semua ternak yang disembeli untuk konsumsi masyarakat telah melalui pemeriksaan oleh petugas kesehatan hewan Dinas Perkebunan dan Kesehatan Hewan di daerah masing-masing.
Hal senada juga disampaikan Djafar, seorang pedagang di Pasar Manonda Palu. Ia mengatakan setiap menjelang hari raya, permintaan masyarakat terhadap daging sapi meningkat signifikan. "Tapi stok daging tidak pernah kosong," kata dia.
Hanya saja, biasanya harga daging sapi menjelang hari raya naik. Dan itu sudah biasa terjadi. Harga daging sapi segar di pasaran saat ini masih normal Rp110.000/kg.
"Kalaupun dalam satu-dua hari ini, harga daging sapi segar naik sudah paling tinggi pada level Rp120.000/kg.
Harga tersebut, katanya, tidak pernah melebihi dari batas itu. STOK SEMBAKO JELANG RAMADAN. Pedagang melayani warga berbelanja bahan makanan di Pasar Tradisional Masomba di Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (3/5). Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memastikan stok sembako menjelang Ramadan di daerah tersebut aman dan terkendali, meski terjadi kenaikan harga pada sejumlah bahan makanan namun masih dalam batas wajar. (ANTARASulteng/Mohamad Hamzah/18.) (ANTARASulteng/Mohamad Hamzah/18./)
Pewarta : Anas Masa
Editor : Anas Masa
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Ekonomi Keuangan
Lihat Juga
Pasokan beras di Palu masih lancar meskipun belum puncak panen padi
23 February 2020 18:36 WIB, 2020
SKK Migas bantu kapal ikan untuk nelayan Donggala, JOB-Tomori sumbang 3 kapal
21 February 2020 11:54 WIB, 2020
Citra Nuansa Elok investasikan Rp325 miliar bangun kembali Mall Tatura
21 February 2020 0:08 WIB, 2020
Presiden Jokowi ingin promosikan nikel Indonesia dalam Hanover Messe Jerman
17 February 2020 17:29 WIB, 2020