Stok pangan Sulteng memadai
Rabu, 27 Maret 2019 8:29 WIB
Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kemendag Syahrul Mammah (kiri) berjalan diantara tumpukan beras saat inspeksi stok pangan di Gudang Bulog Sulteng di Palu, Senin (17/4/2017). Kemendag melakukan pemeriksaan langsung ke lapangan untuk memastikan ketersediaan pangan di sejumlah daerah menjelang bulan Ramadan. (ANTARAFOTO/Basri Marzuki)
Palu (ANTARA) - Ketersediaan berbagai jenis komnoditi pangan untuk kebutuhan masyarakat di daerah itu cukup memadai baik yang dikuasai pedagang maupun Bulog Sulawesi Tengah.
"Soal stok tidak perlu dikhawatirkan. Begitu juga harga relatif stabil," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulteng, Arief Latjuba di Palu, Rabu.
Ia mengatakan persediaan berbagai kebutuhan masyarakat seperti beras,gula pasir, minyak goreng, daging sapi, daging ayam, telur ayam, bawang merah dan bawang putih di pasaran cukup banyak karena pasokan lancar.
Begitu pula beberapa komoditi yang dikuasai Perum Bulog Sulteng di gudang mereka masih cukup memadai.
Misalkan beras jenis medium maupun premium di gudang Bulog saat ini menurut informasi BUMN itu jumlahnya masih aman untuk beberapa bulan ke depan ini.
Selain memiliki stok dalam jumlah memadai, Bulog juga aktif membeli beras produksi petani di semua sentra produksi beras yang ada di Provinsi Sulteng.
Pemprov Sulteng, kata dia, rutin turun ke pasar-pasar untuk memantau perkembangan stok dan harga kebutuhan pokok masyarakat.
"Tim pengendalian inflansi daerah (TPID) bersama jajaran satga pangan rutin melakukan pengawasan sehingga pedagang enggan untuk menaikan harga sepihak," katanya.
Dan sampai sekarang ini, pedagang tidak berani untuk melakukan spekulasi dengan menaikan harga, sebab TPID bersama satgas pangan rutin melakukan sidak ke pusat-pusat perbelanjaan tradisional maupun pasar modern di daerah itu.
Sementara Kepala Bidang Pelayanan Publik dan OPP Perum Bulog Sulteng, Amir Sube menjamin stok beras dan beberapa komoditi pangan yang ada di Bulog saat ini mencukupi kebutuhan masyarakat hingga beberapa bulan mendatang.
Bulog Sulteng dalam mengamankan harga pangan di daerah itu tetap melakukan operasi pasar (OP) khusus untuk komoditi beras.
OP beras dilakukan Bulog dengan menjalin kerja sama dengan pedagang di pasar-pasar tradisional. Juga terus mendorong rumah pangan kita (RPK) untuk meningkatkan penjualan beras yang disuplai Bulog.
Harga beras medium di pasaran saat ini berkisar Rp9.000/kg dan premium mencapai Rp12.000/kg. Minyak goreng bimoli curah Rp12.500/kg dan gula pasir Rp12.000/kg. Daging sapi Rp110.000/kg dan daging beku Rp80.000/kg.
"Soal stok tidak perlu dikhawatirkan. Begitu juga harga relatif stabil," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulteng, Arief Latjuba di Palu, Rabu.
Ia mengatakan persediaan berbagai kebutuhan masyarakat seperti beras,gula pasir, minyak goreng, daging sapi, daging ayam, telur ayam, bawang merah dan bawang putih di pasaran cukup banyak karena pasokan lancar.
Begitu pula beberapa komoditi yang dikuasai Perum Bulog Sulteng di gudang mereka masih cukup memadai.
Misalkan beras jenis medium maupun premium di gudang Bulog saat ini menurut informasi BUMN itu jumlahnya masih aman untuk beberapa bulan ke depan ini.
Selain memiliki stok dalam jumlah memadai, Bulog juga aktif membeli beras produksi petani di semua sentra produksi beras yang ada di Provinsi Sulteng.
Pemprov Sulteng, kata dia, rutin turun ke pasar-pasar untuk memantau perkembangan stok dan harga kebutuhan pokok masyarakat.
"Tim pengendalian inflansi daerah (TPID) bersama jajaran satga pangan rutin melakukan pengawasan sehingga pedagang enggan untuk menaikan harga sepihak," katanya.
Dan sampai sekarang ini, pedagang tidak berani untuk melakukan spekulasi dengan menaikan harga, sebab TPID bersama satgas pangan rutin melakukan sidak ke pusat-pusat perbelanjaan tradisional maupun pasar modern di daerah itu.
Sementara Kepala Bidang Pelayanan Publik dan OPP Perum Bulog Sulteng, Amir Sube menjamin stok beras dan beberapa komoditi pangan yang ada di Bulog saat ini mencukupi kebutuhan masyarakat hingga beberapa bulan mendatang.
Bulog Sulteng dalam mengamankan harga pangan di daerah itu tetap melakukan operasi pasar (OP) khusus untuk komoditi beras.
OP beras dilakukan Bulog dengan menjalin kerja sama dengan pedagang di pasar-pasar tradisional. Juga terus mendorong rumah pangan kita (RPK) untuk meningkatkan penjualan beras yang disuplai Bulog.
Harga beras medium di pasaran saat ini berkisar Rp9.000/kg dan premium mencapai Rp12.000/kg. Minyak goreng bimoli curah Rp12.500/kg dan gula pasir Rp12.000/kg. Daging sapi Rp110.000/kg dan daging beku Rp80.000/kg.
Pewarta : Anas Masa
Editor : Rolex Malaha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Ekonomi Keuangan
Lihat Juga
Pasokan beras di Palu masih lancar meskipun belum puncak panen padi
23 February 2020 18:36 WIB, 2020
SKK Migas bantu kapal ikan untuk nelayan Donggala, JOB-Tomori sumbang 3 kapal
21 February 2020 11:54 WIB, 2020
Citra Nuansa Elok investasikan Rp325 miliar bangun kembali Mall Tatura
21 February 2020 0:08 WIB, 2020
Presiden Jokowi ingin promosikan nikel Indonesia dalam Hanover Messe Jerman
17 February 2020 17:29 WIB, 2020