Partai Hanura: Kabinet hak prerogatif Presiden Joko Widodo
Rabu, 24 Juli 2019 19:56 WIB
Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (kiri) usai pertemuan dengan Presiden di Istana Kepresidenan Bogor pada Rabu (24/7/2019). (Bayu Prasetyo)
Bogor (ANTARA) - Sejumlah pengurus Partai Hanura menemui Presiden Joko Widodo untuk bersilaturahim dan membahas pembangunan Indonesia kedepan.
"Kalau kabinet secara realistis, itu hak prerogatif Presiden," kata Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang usai pertemuan dengan Presiden di Istana Kepresidenan Bogor pada Rabu.
OSO, sapaan akrab Oesman Sapta Odang, berkelakar dirinya mengajukan 40 nama tokoh Hanura untuk calon menteri kabinet kepada Presiden.
Sementara terkait pertemuan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, OSO mengatakan itu sebagai pertemuan persahabatan.
"Mana ada politik memanas lagi. Sudah selesai," demikian OSO.
Sebelumnya beberapa partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja telah menemui Presiden Jokowi untuk bersilaturahim antara lain Partai Golkar, PKB, PPP, Partai Nasdem, PSI, serta Perindo.
Baca juga: Yusril, Mahfud, Thohir berpotensi isi menteri dari profesional
Baca juga: Direktur IPR: yang berpotensi menjadi calon menteri Jokowi
"Kalau kabinet secara realistis, itu hak prerogatif Presiden," kata Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang usai pertemuan dengan Presiden di Istana Kepresidenan Bogor pada Rabu.
OSO, sapaan akrab Oesman Sapta Odang, berkelakar dirinya mengajukan 40 nama tokoh Hanura untuk calon menteri kabinet kepada Presiden.
Sementara terkait pertemuan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, OSO mengatakan itu sebagai pertemuan persahabatan.
"Mana ada politik memanas lagi. Sudah selesai," demikian OSO.
Sebelumnya beberapa partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja telah menemui Presiden Jokowi untuk bersilaturahim antara lain Partai Golkar, PKB, PPP, Partai Nasdem, PSI, serta Perindo.
Baca juga: Yusril, Mahfud, Thohir berpotensi isi menteri dari profesional
Baca juga: Direktur IPR: yang berpotensi menjadi calon menteri Jokowi
Pewarta : Bayu Prasetyo
Editor : Sukardi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ketua DPP PPP: Pertemuan ketum parpol besok bahas pemantapan TPN Ganjar
13 September 2023 7:10 WIB, 2023
Hanura: Maksud Presiden Jokowi baik ajak masyarakat cinta produk lokal
07 March 2021 13:39 WIB, 2021
Politisi Hanura: Rehab-rekon korban likuefaksi Petobo perlu percepatan
22 October 2020 19:55 WIB, 2020