BPS Sulteng Latih Petugas Sensus Pertanian
Senin, 8 April 2013 14:17 WIB
Palu, 8/4 (Antara) - Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah saat ini masih melatih petugas sensus pertanian agar siap melaksanakan tugasnya pada 1-31 Mei 2013.
Kepala BPS Sulawesi Tengah JB Priyono di Palu, Senin, mengatakan pelatihan itu berupa pematangan konsep definisi kemiskinan sehingga bisa membedakan petani dan pelaku usaha pertanian.
Pelatihan itu ada di setiap daerah namun ada pelatihan terpusat di Kabupaten Parigi Moutong.
Pelatihan itu dilakukan oleh instruktur daerah kepada petugas lapangan yang terdiri dari koordinator tim dan pencacah lapangan. Setiap tim terdiri empat orang.
Priyono mengatakan hasil sensus diharapkan tingkat akurasinya lebih tinggi karena dilakukan secara tim, bukan perorangan lagi.
"Jadi, datanya lebih berkualitas dari pada petugas perorangan," katanya.
Pelatihan pencacah lapangan itu akan selesai pada 30 April 2013, dan selanjutnya proses sensus pertanian akan dilakukan pada 1-31 Mei 2013.
Di Sulawesi Tengah sendiri terdapat 3.021 pencacah yang terlibat dalam Sensus Penduduk 2013. Sensus tersebut akan berlangsung serentak selama satu bulan secara nasional.
Jumlah pencacah tersebut sudah termasuk koordinator yang akan terbagi dalam 753 tim di 10 kabupaten dan satu kota di Sulawesi Tengah.
Sulawesi Tengah sendiri memiliki 166 kecamatan, dan 1.815 desa.
Priyono juga menyatakan proses permintaan data dari petugas sensus pertanian tersebut tidak dipungut biaya sama sekali karena semua telah dibiayai oleh pemerintah.
Kepala BPS Sulawesi Tengah JB Priyono di Palu, Senin, mengatakan pelatihan itu berupa pematangan konsep definisi kemiskinan sehingga bisa membedakan petani dan pelaku usaha pertanian.
Pelatihan itu ada di setiap daerah namun ada pelatihan terpusat di Kabupaten Parigi Moutong.
Pelatihan itu dilakukan oleh instruktur daerah kepada petugas lapangan yang terdiri dari koordinator tim dan pencacah lapangan. Setiap tim terdiri empat orang.
Priyono mengatakan hasil sensus diharapkan tingkat akurasinya lebih tinggi karena dilakukan secara tim, bukan perorangan lagi.
"Jadi, datanya lebih berkualitas dari pada petugas perorangan," katanya.
Pelatihan pencacah lapangan itu akan selesai pada 30 April 2013, dan selanjutnya proses sensus pertanian akan dilakukan pada 1-31 Mei 2013.
Di Sulawesi Tengah sendiri terdapat 3.021 pencacah yang terlibat dalam Sensus Penduduk 2013. Sensus tersebut akan berlangsung serentak selama satu bulan secara nasional.
Jumlah pencacah tersebut sudah termasuk koordinator yang akan terbagi dalam 753 tim di 10 kabupaten dan satu kota di Sulawesi Tengah.
Sulawesi Tengah sendiri memiliki 166 kecamatan, dan 1.815 desa.
Priyono juga menyatakan proses permintaan data dari petugas sensus pertanian tersebut tidak dipungut biaya sama sekali karena semua telah dibiayai oleh pemerintah.
Pewarta : Riski Maruto
Editor : Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BPS: Kesejahteraan petani Sulawesi Tengah naik 0,98 persen pada Agustus 2026
11 September 2026 14:57 WIB
Terpopuler - Ekonomi Keuangan
Lihat Juga
Pasokan beras di Palu masih lancar meskipun belum puncak panen padi
23 February 2020 18:36 WIB, 2020
SKK Migas bantu kapal ikan untuk nelayan Donggala, JOB-Tomori sumbang 3 kapal
21 February 2020 11:54 WIB, 2020
Citra Nuansa Elok investasikan Rp325 miliar bangun kembali Mall Tatura
21 February 2020 0:08 WIB, 2020
Presiden Jokowi ingin promosikan nikel Indonesia dalam Hanover Messe Jerman
17 February 2020 17:29 WIB, 2020