Kemenkeu-Kementerian BUMN koordinasikan lebih lanjut terkait penyelesaian Jiwasraya
Selasa, 3 Desember 2019 2:52 WIB
PT Asuransi Jiwasraya (Persero). ANTARA
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Keuangan akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Kementerian BUMN untuk menyelesaikan persoalan PT Asuransi Jiwasraya (Persero).
"Mengenai bentuknya seperti apa (penyelesaiannya), nanti kita announce secara lebih lengkap," kata Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata di Jakarta, Jumat.
Isa tidak mau berkomentar lebih lanjut mengenai kemungkinan Jiwasraya mendapatkan penyertaan modal negara (PMN) sebagai upaya penyelamatan.
Namun, ia mengingatkan pemberian PMN tersebut dapat dilakukan kepada BUMN yang betul-betul mempunyai prospek masa depan dan mempunyai rencana untuk mengatasi masalah.
Dengan demikian, Isa menegaskan, PMN tidak akan diberikan apabila BUMN itu tidak mempunyai prospek yang cerah dan neraca keuangannya bermasalah.
"Kalau nanti dengan PMN, PMN yang harus betul-betul punya prospek dan mengatasi persoalan. Jangan istilahnya menggarami lautan," katanya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memerintahkan Menteri BUMN Erick Tohir untuk menuntaskan persoalan yang dialami Asuransi Jiwasraya yang mengalami kesulitan likuiditas sehingga berpotensi gagal bayar.
“Mengenai masalah Jiwasraya, saya kira akan diselesaikan Menteri BUMN,” kata Presiden Joko Widodo saat acara makan siang bersama wartawan di Istana Merdeka Jakarta, Senin.
Secara khusus Presiden Jokowi telah memberitahu Menteri BUMN langkah-langkah untuk menyelesaikan persoalan yang menimpa perusahaan asuransi pelat merah tersebut.
Setelah itu, ia menugaskan Menteri BUMN melakukan eksekusi langkah tersebut di lapangan.
Namun, ia tidak merinci secara detail langkah-langkah pasti yang dimintakan untuk dilakukan sebagai solusi bagi Jiwasraya.
Baca juga: DPR : OJK segera sehatkan industri asuransi
Baca juga: Jiwasraya sediakan produk asuransi demam berdarah
"Mengenai bentuknya seperti apa (penyelesaiannya), nanti kita announce secara lebih lengkap," kata Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata di Jakarta, Jumat.
Isa tidak mau berkomentar lebih lanjut mengenai kemungkinan Jiwasraya mendapatkan penyertaan modal negara (PMN) sebagai upaya penyelamatan.
Namun, ia mengingatkan pemberian PMN tersebut dapat dilakukan kepada BUMN yang betul-betul mempunyai prospek masa depan dan mempunyai rencana untuk mengatasi masalah.
Dengan demikian, Isa menegaskan, PMN tidak akan diberikan apabila BUMN itu tidak mempunyai prospek yang cerah dan neraca keuangannya bermasalah.
"Kalau nanti dengan PMN, PMN yang harus betul-betul punya prospek dan mengatasi persoalan. Jangan istilahnya menggarami lautan," katanya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memerintahkan Menteri BUMN Erick Tohir untuk menuntaskan persoalan yang dialami Asuransi Jiwasraya yang mengalami kesulitan likuiditas sehingga berpotensi gagal bayar.
“Mengenai masalah Jiwasraya, saya kira akan diselesaikan Menteri BUMN,” kata Presiden Joko Widodo saat acara makan siang bersama wartawan di Istana Merdeka Jakarta, Senin.
Secara khusus Presiden Jokowi telah memberitahu Menteri BUMN langkah-langkah untuk menyelesaikan persoalan yang menimpa perusahaan asuransi pelat merah tersebut.
Setelah itu, ia menugaskan Menteri BUMN melakukan eksekusi langkah tersebut di lapangan.
Namun, ia tidak merinci secara detail langkah-langkah pasti yang dimintakan untuk dilakukan sebagai solusi bagi Jiwasraya.
Baca juga: DPR : OJK segera sehatkan industri asuransi
Baca juga: Jiwasraya sediakan produk asuransi demam berdarah
Pewarta : Satyagraha
Editor : Sukardi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPK periksa Dirjen Anggaran Isa Rachmatarwata soal PNBP batubara Kukar
25 October 2024 8:59 WIB, 2024
Empat atlet surfing Indonesia berburu tiket Olimpiade di Puerto Rico
27 February 2024 9:40 WIB, 2024
Hujan ringan berpeluang guyur sejumlah kota besar di Indonesia saat peringatan Isa Al Masih
07 April 2023 5:20 WIB, 2023
Bimas Kristen minta gereja tetap patuhi prokes terkait ibadah Kenaikan Isa Al Masih
11 May 2021 12:15 WIB, 2021
Perawat Gorontalo wakil Indonesia di World Health Assembly ke-72 di Jenewa, Swiss.
19 May 2019 8:55 WIB, 2019
Gempa Banggai dan Palu terjadi hari Jumat, satu jelang maghrib, satunya jelang isa
12 April 2019 22:25 WIB, 2019
Terpopuler - Ekonomi Dan Keuangan
Lihat Juga
Pertamina siapkan dukungan Avtur untuk penerbangan Haji 2026 lewat AFT Hasanuddin
22 April 2026 21:27 WIB