Logo Header Antaranews Sulteng

DPRD Palu minta Pemkot bayar honor peserta program padat karya

Senin, 13 April 2020 16:24 WIB
Image Print
Ketua Komisi Kesra dan Pemerintahan DPRD Palu, Mutmainah (ANTARA/Muhammad Hajiji)

Palu (ANTARA) - Ketua Komisi Kesra dan Pemerintah DPRD Kota Palu, Sulawesi Tengah, Mutmainah, Senin, meminta pemerintah setempat segera membayar honor peserta program padat karya.

"Mendapati informasi bahwa ada keterlambatan pembayaran selama dua bulan bagi warga yang terdaftar dalam program padat karya, ini sudah sangat keterlaluan dan tidak bisa dibiarkan, karena itu adalah hak ekonomi menengah ke bawah yang seharusnya mereka dapatkan," kata Mutmainah dalam keterangan tertulisnya, Senin.

Pernyataan Mutmainah berkaitan dengan adanya warga peserta program padat karya yang mengaku tidak menerima honor bulan Februari dan Maret 2020.

Mutmainah yang merupakan politikus perempuan dari Partai NasDem mengaku akan segera menelusuri dan menindaklanjuti persoalan ini secara serius.

"Kami akan telusuri kasus ini dan segera menindaklanjuti ini secara serius. Dan hal ini semakin mempertanyakan ada apa dengan manajemen Pemerintahan Kota Palu," katanya.

Ia menilai, sangat keterlaluan, bila hal-hal seperti itu yang telah bersifat untuk dibayarkan, namun masih juga ditunda-tunda.

"Masa hal-hal yang sifatnya wajib saja bisa diabaikan sampai mengorbankan hak masyarakat miskin. Apalagi honor mereka sudah sangat kecil yaitu Rp250 ribu, terlambat pula dibayarkan," sebutnya.

Ia mengutarakan, jika dalam penelusuran pihaknya ditemukan kebijakan itu sudah terjadi secara berulang-ulang, maka pihaknya akan melakukan analisa kebijakan untuk menempuh upaya politik melalui tugas kedewanan.

Ia menambahkan, pihaknya juga akan mengecek pada sektor lainnya yag berhubungan dengan hak dasar orang banyak, yang hubungannya dengan pembayaran honor yang wajib dibayarkan pemerintah kota setempat.



Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026