Logo Header Antaranews Sulteng

Peserta UN Harus Teliti Isi LJK

Senin, 28 April 2014 09:53 WIB
Image Print
Ilustrasi (antaranews)

Palu, (antarasulteng.com) - Siswa peserta Ujian Nasional (UN) di Kota Palu, Sulawesi Tengah, diimbau untuk teliti dalam mengisi lembar jawaban komputer (LJK) karena jika keliru bisa merugikan diri sendiri.

"Saya minta adik-adik tidak terburu-buru mengisi LJK agar tidak sampai keliru," kata Arsid Nurdin, Ketua Musyawarah Kepala Kepala Sekolah (MKKS) tingkat SMP dan sederajat Kota Palu, Senin.

Ia mengatakan jika keliru dalam mengisi LJK bisa fatal.

Salah satu penyebab beberapa waktu lalu ada beberapa siswa yang tidak lulus UN setelah dievaluasi hanya gara-gara pengisian LJK yang tidak benar.

Misalkan nama siswa bersangkutan adalah Sarifudin, tetapi diisi dalam LJK yakni Safrudin. "Jelas sudah keliru sehingga tidak bisa diakses," katanya.

Menurut dia, ini hal yang sepele saja, tetapi terkadang hal sepele justru dampaknya besar bagi siswa.

"Inilah salah satu yang menyebabkan siswa tidak lulus, padahal siswa itu di sekolah termasuk pintar," ujarnya.

Karenanya, Arsid mengingatkan para peserta UN di Kota Palu saat pelaksanaan ujian agar benar-benar memperhatikan dan mengisi LJK dengan teliti agar tidak menimbulkan masalah yang pada akhirnya merugikan diri sendiri.

Guna mengantisipasinya, kata Arsid yang juga adalah Kepala Sekolah SMPN 2 Palu, mengatakan, telah melaksanakan uji coba baik secara bersama-sama seluruh SMP dan sekolah sederajat di Kota Palu maupun di setiap sekolah.

Uji coba bukan saja mengerjakan soal-soal yang diujikan, tetapi juga bagaimana mengisi LJK dengan benar. "Ini sudah kami lakukan, termasuk juga di SMPN 2 Palu," katanya.

Dia berharap dengan uji coba tersebut, diharapkan pada saat UN tingkat SMP dan sederajat berlangsung dari 5-8 Mei 2014, tidak ada lagi ditemukan siswa yang keliru mengisi LJK.

Khusus SMPN 2 Palu yang selama ini merupakan salah satu sekolah unggulan di Provinsi Sulteng tidak memasang target. "Kita tidak pasang target. Tetapi yang kita harapkan semua siswa dari SMPN 2 Palu ketika melanjutkan sekolah ke SMA di dalam maupun luar Sulteng bisa diterima di sekolah-sekolah favorit.

Ini tentu berkaitanya dengan nilai. Nilai hasil UN harus tinggi supaya bisa masuk SMA unggulan. Karena penerimaan siswa di sekolah unggulan juga dilihat dari NEM (nilai evaluasi murni). (skd)



Pewarta :
Editor: Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026