Logo Header Antaranews Sulteng

Identitas Pengeroyok Tiga Polisi Diketahui

Minggu, 14 Juni 2015 14:17 WIB
Image Print
AKBP Basya Radyananda (kabarsebeles.com)
Ini adalah aksi premanisme

Palu, (antarasulteng.com) - Kepala Kepolisian Resor (Polres) Palu AKBP Basya Radyananda mengaku identitas pengeroyok tiga polisi pada Jumat (12/6) sudah diketahui, dan kini penyelidikan kasus itu terus berlanjut.

Basya Radyananda kepada wartawan di Palu, Minggu, belum bersedia menyebutkan identitas warga yang pengeroyok tiga polisi hingga kondisinya kritis tersebut.

Pengeroyokan itu terjadi di Jalan I Gusti Ngurah Rai pada sekitar pukul 00.30 WITA ketika sejumlah polisi berupaya mencari informasi terkait aksi pelemparan kendaraan yang melintas oleh sekumpulan warga.

Beberapa saat setelah tiga polisi turun dari mobil, tiba-tiba warga menyerang dari berbagai arah sehingga anggota Polri itu mengalami luka bacok.

Dua dari tiga polisi itu saat ini masih dirawat di rumah sakit karena menderita luka serius di bagian kepala, sementara satu korban lainnya menjalani rawat jalan.

Basya menduga ada aktor penggerak di balik aksi pengeroyokan polisi itu sehingga massa bergerak bersama-sama menganiaya polisi.

"Ini adalah aksi premanisme," katanya.

Selain mengalami luka parah, kendaraan milik polisi itu juga dilempari warga dengan batu dan mengalami kerusakan.

Selang beberapa saat kemudian, tim polisi melakukan penyelidikan di sekitar lokasi kejadian dan menemukan seorang warga dalam kondisi tidak bernyawa akibat tertembus peluru.

Berberapa saat sebelum terjadi aksi pengeroyokan, tim Subdit Kejahatan dengan Kekerasan (Jatanras) Polda Sulawesi Tengah melakukan razia di lokasi kejadian.

"Kita masih selidiki kematian korban sambil berkoordinasi dengan Polda, yang jelas kita terbuka jika ada kesalahan prosedur dari anggota kami," katanya. (skd)



Pewarta :
Editor: Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026