Logo Header Antaranews Sulteng

Rektor: 169 Mahasiswa KKP Sebar Islam Santun

Sabtu, 6 Agustus 2016 05:21 WIB
Image Print
Rektor IAIN Prof Dr H Zainal Abidin, M.Ag (foto antara)

Palu, (antarasulteng.com) - Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah, Prof. Dr. H. Zainal Abidin M.Ag, menekankan kepada 169 Mahasiswa Kuliah Kerja Profesi (KKP) untuk menyebarkan Islam rahmatan lilalamin, atau Islam yang santun, toleran dan humanis.

"Selain kalian melaksanakan tugas - tugas intansi di masing - masing instansi penempatan KKP, kalian berkewajiban untuk menyebarkan Islam yang rahmatan lilalamin kepada siapa saja," ungkap Prof. Zainal Abidin, di Palu, Jumat.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Palu itu menegaskan bahwa peserta KKP harus dan wajib menunjukkan pribadi - pribadi yang baik dalam bertutur kata, bertindak, berdialog, serta menyikapi suatu problem.

Tidak dibenarkan, tegas dia, peserta KKP yang tidak lain adalah peserta praktek pengenalan lapangan (PPL) melanggar ketentuan kerja yang berlaku di suatu instansi serta tidak memberikan contoh yang baik kepada masyarakat.

Dirinya berharap peserta KKP lebih mengedepankan kepentingan institusi ketimbang untuk menjaga nama baik perguruan tinggi di masyarakat, ketimbang kepentingan pribadi.

"Selama sebulan kalian berada di lokasi KKP, kalian wajib untuk menjaga nama dan wibawa perguruan tinggi ini. Jangan bertingkah atau membuat sesuatu yang mencoreng nama lembaga," tekannya.

Terkait hal itu Ketua Panitia KKP Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Palu, Dr. Hilal Malarangan menguraikan peserta KKP fakultas tersebut berjumlah 116 peserta dari berbagai jurusan.

Mereka, sebut dia, akan di tempat di 26 instansi di Sulawesi Tengah antara lain, Kanwil Kemenag Sulteng, Kemenag Kota Palu, Kantor Urusan Agama se- Kota Palu, bank konvensional dan bank syariah, asuransi syariah, pengadilan negeri, pengadilan agama dan pegadaian.

Sementara Ketua Panitia KKP Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Palu, Ulumuddin, menguraikan peserta KKP FUAD berjumlah 53 peserta, yang ditempatkan di 10 instansi.

Kata dia 10 instansi tersebut ialah KUA di tiga kecamatan di Kota Palu, Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Dolo, Televisi Republik Indonesia, Radar Sulteng, Mercusuar, SMAN 4 Palu dan Panti Sosial Bina Grahita Palu.

Peserta KKP mulai melaksanakan tigas dan fungsinya pada tanggal 8 bulan ini dan akan di tarik kembali pada tanggal 8 bulan depan, sebagai bentuk latihan atau pemaksimalan profesi.



Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2026