Logo Header Antaranews Sulteng

Korem: Bazar murah upaya bantu pemerintah jaga stabilitas harga pangan

Senin, 25 September 2023 16:30 WIB
Image Print
Danrem 132/Tadulako, Brigjen TNI Dody Triwinarto meninjau gerai bazar murah di halaman Makorem 132/Tadulako di Palu, Senin (25/9/2023). ANTARA/HO-Korem

Palu (ANTARA) -

Korem 132/Tadulako Sulawesi Tengah mengatakan bazar murah yang pihaknya gelar sebagai upaya membantu pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan di daerah.
"Kami juga bertanggung jawab berkontribusi terhadap ketahanan pangan daerah, dengan menjaga stabilitas harga," kata Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Dody Triwinarto saat mengunjungi bazar murah di halaman Makorem 132/Tadulako di Palu, Senin.
Ia mengemukakan, kegiatan kolaborasi antara TNI-AD, TNI-AU, TNI-AL dan Polri serta Pemerintah Daerah (Pemda) sebagai bentuk keikutsertaan TNI dalam menjaga rantai pasok pangan, sekaligus upaya pengendalian inflasi.
Menurut dia, TNI tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga memiliki peran dalam mewujudkan ketahanan ekonomi nasional melalui berbagai rangkaian kegiatan dari hulu hingga hilir.
"Pada kegiatan ini kami melibatkan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), distributor maupun ritail," ucapnya.
Dikatakannya, masyarakat antusias berbelanja di bazar murah karena akses mudah dan harganya pun terjangkau.
Kegiatan tersebut menyediakan berbagai kebutuhan pangan, seperti gula pasir Rp14.500 per kilogram, terigu Rp13.000 per kilogram, minyak goreng Rp35.000 ukuran dua liter, telur ayam Rp50.000 per rak, beras medium per sak atau ukuran lima kilogram Rp54.500, susu, kopi, aneka kuliner, pakaian, dan kebutuhan lainnya dengan harga yang lebih murah daripada di pasar.
Bazar murah berlangsung selama empat hari mulai 24-27 September 2023, dan ini upaya TNI terus menumbuhkan semangat dan kesadaran akan pentingnya persaudaraan serta saling tolong-menolong antar sesama.
"Kami berharap masyarakat memanfaatkan momen ini untuk berbelanja memenuhi kebutuhan rumah tangga," ujar Dody.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026