
KAI Purwokerto ganti rel di petak jalan Gombong--Karanganyar

Purwokerto (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto melakukan penggantian rel pada titik KM 435+7/8 hulu di petak jalan Gombong-Karanganyar, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, guna menjaga keselamatan dan kenyamanan operasional perjalanan kereta api.
Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto Krisbiyantoro di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis, mengatakan penggantian rel dilakukan terhadap rel lama tipe R54 sepanjang 14,2 meter yang dinilai sudah mengalami penurunan kualitas.
"Penggantian rel dilakukan agar jalur tetap memenuhi standar keselamatan dan keandalan operasional kereta api," katanya.
Dengan rel baru yang lebih kuat dan andal, kata dia, kecepatan perjalanan dapat tetap optimal dan potensi gangguan operasional dapat diminimalkan.
Ia memastikan penggantian rel tersebut tidak mengganggu perjalanan kereta api karena waktu yang pengerjaannya sudah terencana dan dilakukan ketika tidak ada kereta api yang melintas.
"Pekerjaannya sehari selesai. Kami sediakan waktu 240 menit sebagai window time (interval waktu tertentu yang ditetapkan untuk suatu kegiatan atau peristiwa), yakni waktu yang terencana dan disediakan untuk pengerjaan tersebut," katanya menjelaskan.
Selain penggantian rel, kata dia, KAI Purwokerto secara berkala juga melaksanakan pemeliharaan jalur rel, pengecekan jembatan, perbaikan bantalan, serta peningkatan prasarana pendukung lainnya di seluruh wilayah kerja.
Menurut dia, semua itu merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menghadirkan transportasi kereta api yang aman, nyaman dan tepat waktu bagi masyarakat.
Lebih lanjut, dia mengimbau masyarakat agar turut mendukung keselamatan perjalanan kereta dengan tidak beraktivitas di sekitar jalur rel serta mematuhi rambu-rambu di perlintasan sebidang karena keselamatan perjalanan kereta api juga membutuhkan dukungan penuh dari masyarakat di sekitar jalur rel.
"Dengan perbaikan infrastruktur yang dilakukan secara berkesinambungan, kami berharap dapat terus menjadi pilihan utama moda transportasi massal yang aman, andal dan nyaman bagi masyarakat," kata Krisbiyantoro.
Pewarta : Sumarwoto
Editor:
Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
