
Pemrov Sulteng dorong OPD maksimalkan penyerapan anggaran

Anggaran harus efisien, tapi jangan ragu untuk mengalokasikan lebih pada program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,
Palu (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mendorong organisasi perangkat daerah (OPD), untuk memaksimalkan penyerapan anggaran di tahun 2025.
“Hari ini masih ada Rp500 miliar di kas daerah. Kalau Rp200 miliar saja terserap ke masyarakat, itu sudah memberi pengaruh besar bagi perputaran ekonomi. Jangan tunggu akhir tahun baru bergerak,” kata Gubernur Sulteng Anwar Hafid di Palu, Senin.
Dia menekankan pentingnya percepatan penyerapan anggaran, demi memberi dampak langsung bagi masyarakat. Ia mengingatkan agar dana daerah tidak menumpuk di kas daerah tanpa memberikan manfaat ekonomi.
Dia juga mengingatkan agar penggunaan anggaran lebih berpihak kepada kepentingan rakyat, bukan habis pada biaya operasional.
“Kalau kegiatan bisa dikerjakan dua orang, jangan melibatkan sepuluh orang. Anggaran harus efisien, tapi jangan ragu untuk mengalokasikan lebih pada program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” katanya menegaskan.
Untuk anggaran Tahun 2026, dia menegaskan akan mengawal langsung penyusunan APBD hingga ke detail terkecil. APBD akan dibangun dengan pendekatan sembilan pilar pembangunan Berani yang menjadi arah kebijakan Pemprov Sulteng.
“Kita semua ini orang-orang terpilih yang diberi amanah. Jangan banyak santai. Mari bekerja lebih keras, bahkan di akhir pekan, untuk memastikan program benar-benar berjalan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” pesannya.
Penegasan itu disampaikan Anwar pada kegiatan peningkatan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Provinsi Sulteng tahun 2025.
Acara itu dirangkaikan dengan evaluasi RKPD 2025, penganugerahan SAKIP Award 2025, penandatanganan perjanjian kinerja perubahan 2025, serta desk evaluasi RKPD triwulan II.
Pewarta : Fauzi
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
