
Pemkab Sigi dukung Ekspedisi Patriot gali potensi kawasan transmigran

Sigi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah mendukung Tim Ekspedisi Patriot untuk melakukan pemetaan potensi ekonomi yang paling cocok untuk kawasan transmigran di Lembantongoa Kecamatan Palolo.
"Dengan adanya tim ekspedisi patriot di Kabupaten Sigi dapat menggali potensi dan masalah yang ada di kawasan Transmigrasi Palolo," kata Kepala Bidang Transmigrasi Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Sigi Zulfikar saat ditemui awak media di Desa Oloboju, Kamis.
Ia mengemukakan pemerintah daerah mengapresiasi kegiatan yang dilakukan tim ekspedisi patriot Universitas Diponegoro yang merupakan program unggulan dari Kementerian Transmigrasi.
"Nantinya dari potensi dan masalah yang didapatkan tim ekspedisi patriot ini akan dibuatkan dalam susunan perencanaan model untuk mengembangkan perekonomian yang ada di wilayah transmigrasi," ucapnya.
Menurut dia, bentuk dukungan pemerintah daerah dengan memberikan data-data pendukung untuk memudahkan tim ekspedisi patriot melakukan penelitian tersebut.
"Alhamdulillah pemerintah daerah dengan tim ekspedisi patriot ini bekerja sama untuk menggali potensi yang ada di UPT Bulupountu dan UPT Lembantongoa," sebutnya.
Ia menuturkan terdapat sejumlah permasalahan di kawasan transmigrasi baik di Bulupountu maupun Lembantongoa.
"Kalau di Bulupountu itu kendala di air saja tapi untuk unsur hara tanah di kawasan itu masih subur cuma kendala utama masalah air, sementara di Lembantongoa kendalanya terkait akses infrastruktur jalan yang belum memadai," katanya.
Zulfikar menjelaskan permasalahan air di kawasan Bulupountu mendapatkan perhatian dari Kementerian Transmigrasi berupa pemasangan pipanisasi sepanjang 4 kilometer yang mulai dikerjakan tahun 2026.
Untuk di UPT Lembantongoa, kata dia, persoalan utama adalah akses infrastruktur jalan yang kurang memadai.
"Alhamdulillah ada intervensi yakni pemerintah provinsi akan membangun jalan sepanjang 2 kilometer, kemudian Pemkab Sigi juga menggunakan APBD sepanjang 1 kilometer serta dari pemerintah pusat 2 kilometer sehingga total jalan yang di aspal di UPT Lembantongoa sepanjang 5 kilometer," ujarnya.
Diketahui pengerjaan pengaspalan jalan di Kawasan Transmigrasi di UPT Lembantongoa dari pemerintah pusat mulai dikerjakan Oktober 2025.
Pewarta : Moh Salam
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
