Donggala (ANTARA) -
Pemerintah Kabupaten Donggala, Provoisi Sulawesi Tengah (Sulteng) memastikan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) untuk nelayan di kabupaten itu dapat terpenuhi dengan baik.
“Kami ingin memastikan nelayan kita, memperoleh akses energi yang mudah, cepat, dan terjangkau,” kata Bupati Donggala Vera Elena Laruni saat meninjau pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) di Desa Batusuya, Kecamatan Sindue Tombusabora, Kamis.
SPBUN itu direncanakan untuk menyuplai kebutuhan BBM bagi keperluan operasional nelayan, terutama di wilayah Pantai Barat, Kabupaten Donggala.
Bupati menegaskan kehadiran SPBUN itu, merupakan wujud nyata dari kerja bersama untuk nelayan.
Sementara itu Kepala Dinas (Kadis) Perikanan Donggala Ali Assagaf menyatakan pembangunan SPBUN merupakan komitmen Pemkab Donggala memfasilitasi kebutuhan BBM bagi nelayan.
SPBUN tersebut akan di kelola oleh Koperasi Nelayan yang merupakan program percontohan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.
Pada kesempatan itu, Bupati Vera Elena Laruni juga menyerahkan kartu KUSUKA berbasis elektornik (ATM) kepada nelayan dari Kecamatan Sindue, Sindue Tombusabora dan Sindue Tobata.
Ketua DPRD Donggala Moh Taufik mengatakan SPBUN itu akan memudahkan nelayan mendapat BBM. Lanjut dia, SPBUN sangat dibutuhkan oleh nelayan karena memudahkan mendapatkan solar bersubsidi.
Ia berharap SPBUN itu bisa menyuplai kebutuhan solar dan pertalite, karena merupakan kebutuhan dasar masyarakat.
“SPBUN ini bentuk dukungan pemerintah atas keberlanjutan mata pencaharian masyarakat pesisir,” katanya menegaskan.
