Logo Header Antaranews Sulteng

Pemprov ingatkan cuaca ekstrem picu inflasi di Sulteng

Jumat, 27 Februari 2026 03:40 WIB
Image Print
Dok- Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A Lamadjido. (ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulteng)

Palu (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mengingatkan perubahan cuaca ekstrem dapat mempengaruhi produksi pangan, hingga memicu inflasi di daerah.

"Perubahan cuaca ekstrem mempengaruhi produksi pangan di Sulteng, sehingga menyebabkan kenaikan harga komoditas volatile food seperti bawang, cabai, ikan laut, telur dan beras," Wakil Gubernur Sulteng Reny A. Lamadjido di Palu, Kamis.

Lanjut dia, perilaku masyarakat yang cenderung memborong emas beberapa waktu terakhir, dinilai memberi andil terhadap tekanan inflasi di Sulteng.

Bahkan, Wagub Sulteng juga memperkirakan jelang libur Idul Fitri 2026, akan diikuti dengan kenaikan harga tiket transportasi sebagai salah satu pemicu inflasi.

Sebelumnya Badan Pusat Statistik (BPS) Sulteng melaporkan inflasi bulan Januari 2026 sebesar 0,1 persen dibandingkan Desember 2025. Komoditas yang memberikan andil/sumbangan inflasi pada Januari 2026, antara lain emas perhiasan, ikan cakalang, ikan selar, ikan ekor kuning, cumi-cumi, minyak goreng, dan ikan teri.

Sedangkan komoditas yang memberikan andil/sumbangan deflasi Januari 2026 antara lain, cabai rawit, ikan lajang, cabai merah, bawang merah, bensin, beras, tomat, ikan katambo, angkutan udara, ikan kembung, dan telur ayam ras.

Selain itu, inflasi tahunan di Sulteng sebesar 4,55 persen yakni Januari 2026 dibandingkan Januari 2026. Komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi tahunan pada Januari 2026 antara lain, tarif listrik, emas perhiasan, beras, ikan lajang, ikan cakalang, ikan selar, bawang merah, bahan bakar rumah tangga, minyak goreng, akademi/perguruan tinggi, ikan kembung, ikan goreng, kue basah, angkutan udara, nasi dengan lauk, ikan ekor kuning, kue kering berminyak, Sigaret Kretek Mesin (SKM), ikan malalugis/ikan sorihi, dan telur ayam ras.

Sedangkan komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan deflasi tahunan pada Januari 2026, antara lain cabai rawit, tomat, bawang putih, cabai merah, baju muslim wanita, tissu, telepon seluler, bensin, blus wanita, dan parfum.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026