Logo Header Antaranews Sulteng

Perbaikan jalan Kota Bangun-Kenohan di Kukar butuh dana Rp100 miliar

Sabtu, 28 Februari 2026 16:16 WIB
Image Print
Layout ruas jalan Kecamatan Kota Bangun - Kenohan di Kabupaten Kutai Kartanegara Antara/ HO- Prokom Kukar

Tenggarong, Kaltim (ANTARA) - Perbaikan ruas jalan mulai Kecamatan Kota Bangun menuju Kecamatan Kenohan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, membutuhkan anggaran sekira Rp100 miliar dengan penanganan kolaborasi antara pemda dan perusahaan di sekitar jalan rusak.

"Di jalan itu terjadi kerusakan jalan di sejumlah titik perlu dilakukan percepatan perbaikan, sehingga Pemkab Kukar berkolaborasi dengan beberapa perusahaan yang selama ini juga melintasi jalan tersebut," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kukar, Wiyono di Tenggarong, Sabtu.
Ia melanjutkan bahwa dalam perhitungan awal, rencana alokasi anggaran sekitar Rp10 miliar untuk penanganan tujuh titik prioritas dengan total panjang jalan yang perlu diperbaiki sekira 1 kilometer (km).
Namun demikian ia berharap adanya dukungan anggaran hingga Rp100 miliar agar perbaikan dapat dilakukan secara menyeluruh sepanjang 9 km, tidak hanya pada titik-titik tertentu di sepanjang 1 km sebelumnya.
Wiyono melanjutkan bahwa ruas jalan tersebut juga digunakan oleh sejumlah perusahaan perkebunan sawit yang selama ini turut melakukan perawatan secara terbatas.
Namun demikian, ia menekankan pentingnya pembatasan jenis kendaraan, terutama kendaraan dengan tonase berat, serta mendorong perusahaan agar ikut berpartisipasi aktif dalam pemeliharaan, termasuk menyiagakan alat berat untuk penanganan cepat apabila terjadi kerusakan.
Terkait dengan keterlibatan perusahaan untuk perbaikan jalan, hal ini mendapat kesepakatan saat Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Jalan Poros Kecamatan Kota Bangun - Kecamatan Kenohan yang digelar secara virtual, Jumat kemarin.
Rapat dipimpin Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Kukar Ahyani Fadianur Diani. Dalam kesempatan itu Ahyani menyampaikan bahwa rapat ini merupakan respons atas keluhan masyarakat serta hasil tinjauan Bupati dan Wakil Bupati Kukar saat Safari Ramadhan beberapa hari lalu.
"Jalan tersebut harus segera diperbaiki dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk perusahaan yang beroperasi di wilayah Kukar, khususnya di Kota Bangun hingga Tabang. Kita cari solusi terbaik agar penanganannya segera dilakukan, terutama pada titik-titik yang kondisinya parah, mengingat keterbatasan anggaran," ujarnya.
Hasil diskusi, rata-rata perwakilan perusahaan menyatakan siap berkontribusi seperti tahun sebelumnya, namun mereka menunggu surat resmi dari Pemkab Kukar untuk selanjutnya dikoordinasikan dengan manajemen masing-masing terkait besaran kontribusi.
"Pemkab Kukar komitmen mempercepat penanganan kerusakan jalan poros demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat, sekaligus untuk mendorong kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam pembangunan infrastruktur jalan," kata Ahyani.



Pewarta :
Editor: Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026