Logo Header Antaranews Sulteng

Safari dakwah kuatkan pemahaman tentang puasa

Senin, 2 Maret 2026 14:37 WIB
Image Print
Dok- Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu Prof Zainal Abidin memberikan keterangan terkait kebijaksanaan menggunakan pengeras suara di masjid saat membangunkan sahur. (ANTARA/Muh Izfaldi)

Palu (ANTARA) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu, Sulawesi Tengah mengatakan Safari dakwah dan silaturahmi Ramadhan 1447 Hijriah/2026 merupakan upaya untuk menguatkan pemahaman umat Islam tentang esensi ibadah puasa.

"Bulan Ramadhan momentum yang baik meningkatkan hubungan sesama umat, meningkatkan ibadah kepada Tuhan yang pencipta," kata Ketua MUI Kota Palu Prof Zainal Abidin di Palu, Senin.

Ia mengemukakan, puasa bermakna menahan diri dari segala bentuk perbuatan yang dapat mengurangi nilai ibadah, maka pentingnya menjaga lisan, memperbanyak amal saleh, memperkuat ukhuwah Islamiyah, dan menjadikan Ramadhan sebagai langkah refleksi untuk perbaikan diri serta peningkatan kualitas keimanan.

Dia mengatakan, MUI memiliki peran menghadirkan bimbingan keagamaan secara langsung di tengah masyarakat, memberikan penguatan tentang makna dan hikmah puasa, serta membangun semangat kebersamaan dalam menjalankan ibadah.

"MUI juga memiliki tanggung jawab membina umat. Salah satu bentuk pembinaan melalui dakwah Safari Ramadhan. Kami melibatkan 40 mubaligh atau pendakwah," ujarnya.

Ia menjelaskan program Safari dakwah dan silaturahmi Ramadhan pada momentum puasa telah dilaksanakan empat hari berturut-turut 26 Februari hingga 1 Maret 2026 di ibu kota Sulawesi Tengah.

"Dakwah dilaksanakan betuk ikhtiar MUI dalam membina umat, supaya mereka memiliki pemahaman yang utuh esensi bulan Ramadhan," ucap Zainal yang juga Guru Besar UIN Datokarama Palu.

Sementara itu, Sekretaris MUI Kota Palu Ulumuddin Ahma berharap masyarakat semakin memahami nilai-nilai keagamaan, dan mempererat hubungan antarsesama.

Termasuk memperkuat sinergitas antara ulama maupun umat dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan kehidupan beragama di ibu kota Sulawesi Tengah.

"Kami menghadirkan suasana Ramadhan yang lebih khusyuk, penuh kebersamaan, dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Kota Palu," kata dia.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026