
Ditjenpas-Sulteng perkuat pembinaan keagamaan anak binaan LPKA Palu

Palu (ANTARA) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tengah terus memperkuat pembinaan keagamaan bagi anak binaan di LPKA Kelas II Palu melalui berbagai kegiatan pembinaan selama bulan Ramadhan.
Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas Sulteng Maulana Luthfiyanto di Palu, Minggu, mengatakan pembinaan keagamaan memiliki peran penting dalam membantu anak binaan merefleksikan diri sekaligus mempersiapkan mereka untuk kembali ke masyarakat dengan sikap dan perilaku yang lebih baik.
Ia menjelaskan pesantren kilat yang berkolaborasi dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palu menjadi salah satu bagian dari proses pembinaan untuk membentuk karakter serta memperkuat nilai-nilai spiritual anak binaan selama menjalani masa pembinaan.
“Pesantren kilat ini bukan hanya kegiatan seremonial Ramadhan, tetapi bagian dari proses pembinaan untuk menanamkan nilai keimanan, kedisiplinan, dan tanggung jawab kepada anak binaan,” katanya.
Maulana juga memberikan motivasi kepada para anak binaan agar tidak menyerah pada keadaan dan menjadikan masa pembinaan sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri.
Ia mengharapkan kegiatan pembinaan keagamaan selama Ramadhan mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan mental dan spiritual anak binaan di LPKA Kelas II Palu.
“Kami berharap kegiatan seperti ini mampu menjadi ruang pembelajaran yang memberi makna, sehingga anak binaan memiliki bekal moral dan spiritual ketika kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Selain kegiatan pembinaan, pihaknya juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada keluarga anak binaan yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial serta dukungan moral bagi keluarga mereka.
Sementara itu, Kepala Kemenag Kota Palu, Ahmad Hasni, mengingatkan para anak binaan agar menjadikan Ramadhan sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih bermanfaat bagi sesama.
“Manfaatkan setiap kesempatan untuk belajar dan memperbaiki diri. Jadilah manusia yang memberi manfaat bagi orang lain, karena sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesamanya,” katanya.
Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
