
Polda Sulteng sediakan 2 ton beras pada Gerakan Pangan Murah

Palu (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng) menyediakan dua ton beras pada kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri guna membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kepala Bidang Humas Polda Sulteng Kombes Pol. Djoko Wienartono di Palu, Jumat, menjelaskan program ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami berharap masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus membantu menjaga stabilitas harga pangan di pasar,” katanya.
Ia mengatakan program Gerakan Pangan Murah tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi ekonomi masyarakat, khususnya menjelang meningkatnya kebutuhan bahan pokok saat hari besar keagamaan.
Menurut dia, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Polri dalam mendukung ketahanan pangan serta menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok di tengah masyarakat.
Selain beras yang dijual dengan harga Rp58 ribu per kemasan 5 kilogram, Polda Sulteng juga menyediakan bahan pokok lainnya, seperti gula sebanyak 250 kilogram yang dijual dengan harga Rp17 ribu per kilogram serta minyak goreng merek MinyaKita sebanyak 600 liter dengan harga Rp15 ribu per liter.
Dia menegaskan melalui kegiatan ini, Polri berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Kegiatan Gerakan Pangan Murah tersebut dilaksanakan di halaman Markas Komando (Mako) Polda Sulteng di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, dan merupakan bagian dari peluncuran program GPM Polri yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.
Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
