
Wakil Ketua MPR Akbar Supratman bagi "Hagala" di Palu

Palu (ANTARA) - Wakil Ketua MPR RI Abcandra Muhammad Akbar Supratman berbagi "Hagala" atau uang tunai di Kota Palu, jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Di halaman sebuah rumah di Jalan Lagarutu, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Minggu. Sejak siang hari, warga dari berbagai penjuru berdatangan. Anak-anak, ibu-ibu, hingga para bapak berkerumun dengan wajah penuh harap.
Di halaman rumah itu, Akbar tampak berdiri mengenakan masker. Dengan sabar, satu per satu warga yang datang disambut dan diberikan uang tunai. Ada yang menerima Rp50 ribu, ada pula yang mendapatkan Rp100 ribu.
Tradisi itu dikenal oleh masyarakat Palu dengan sebutan hagala. Bagi masyarakat setempat, hagala bukan sekadar berbagi uang. Hagala adalah tradisi lama yang hanya ditemukan di Palu dan daerah sekitarnya menjelang Lebaran. Setiap tahun, warga biasanya mendatangi rumah-rumah orang yang dianggap mampu, berharap mendapatkan sedikit rezeki untuk menyambut hari kemenangan.
Suasana di rumah Akbar sore itu penuh kehangatan. Anak-anak yang menerima uang tampak sumringah. Beberapa bahkan langsung berlari kembali ke kerumunan sambil menunjukkan uang yang baru mereka terima. Sementara para orang tua tampak tersenyum, mengucapkan terima kasih sebelum melangkah pergi.
Akbar Supratman memang sedang pulang kampung atau mudik ke Palu dalam momentum Ramadhan tahun 2026. Ia telah berada di Kota Palu sejak 14 Maret 2026.
Dalam tradisi lokal, hagala memiliki makna yang cukup dalam. Istilah ini diyakini berasal dari bahasa Arab, dari dua suku kata, haq dan Allah. Maknanya sederhana namun kuat, di dalam setiap rezeki yang dimiliki seseorang, terdapat hak Allah yang harus dibagikan kepada sesama.
Karena itu, hagala tidak hanya dimaknai sebagai sedekah. Tetapi juga menjadi simbol kepedulian sosial, sekaligus pengingat bahwa kebahagiaan menjelang Lebaran sebaiknya dirasakan bersama.
Di Palu, tradisi ini sudah berlangsung sejak lama dan terus dijaga oleh masyarakat. Setiap Ramadhan menjelang Idul Fitri, pemandangan warga mendatangi rumah-rumah untuk hagala selalu menjadi bagian dari cerita kota.
Di tengah keramaian warga yang datang silih berganti, satu hal yang terasa jelas, hagala bukan sekadar memberi uang, tetapi merawat nilai berbagi yang telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat Palu.
Pewarta : Fauzi
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
