
Bupati Parimo perkuat silaturahim lewat open house

Parigi, Sulteng (ANTARA) - Bupati Parigi Moutong, Sulawesi Tengah Erwin Burase memperkuat silaturahim dengan jajaran dan masyarakat pada momen Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 lewat open house.
“Kegiatan semacam ini bukan hanya sekedar berkumpul, tetapi cara membangun harmonisasi antara pemerintah dan masyarakat,” kata Erwin Burase dalam acara open house di rumah jabatannya di Parigi, Minggu.
Interaksi yang terjalin melalui jabat tangan sebagai simbol saling memaafkan atas kesalahan masa lalu mencerminkan hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah (Pemda) dan masyarakat.
Ia mengemukakan momentum Idul Fitri waktu yang tepat untuk mempererat kebersamaan dan memperkuat hubungan sosial.
“Lewat momentum ini memperkuat rasa persaudaraan antarsesama, tanpa memandang latar belakang maupun status sosial,” ujarnya.
Suasana kegiatan semakin semarak dengan pertunjukkan penampilan paduan suara gerejawi dari Pesparawi LPPD Parigi Moutong binaan Bimas Kristen Kementerian Agama Parimo.
Penampilan tersebut tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menjadi bentuk dukungan bagi peserta yang akan mewakili Provinsi Sulawesi Tengah pada ajang tingkat nasional di Manokwari, Provinsi Papua Barat, pada Juni 2026 mendatang.
“Open house bukan hanya tradisi, tetapi menjadi ruang kebersamaan untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat dan menjaga persatuan serta keharmonisan di daerah,” ucap Erwin.
Selain mempererat silaturahim, juga bagian dari memperkokoh semangat kebersamaan dan persatuan di tengah keberagaman di tengah masyarakat majemuk.
Melalui momentum Hari Raya Idul Fitri ia berharap nilai-nilai keikhlasan, saling memaafkan, maupun kebersamaan dapat terus terjaga dan menjadi landasan dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis.
“Saya juga memohon maaf bila ada tutur kata yang tidak berkenan di hati, melalui kesempatan ini sekeluarga kiranya dapat dimaafkan. Mari kita bergandengan tangan untuk mengada daerah ini supaya lebih baik di masa depan,” kata dia berharap.
Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
