
PKSS kolaborasi dengan pemerintah-kampus ciptakan SDM berdaya saing

Jakarta (ANTARA) - PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS) berkolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan dan sejumlah perguruan tinggi meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing.
"Kolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan melalui platform Pasker membuka akses lebih luas terhadap penyerapan tenaga kerja secara nasional," kata Direktur Utama PKSS Sadmiadi dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.
PKSS merupakan perusahaan dalam pengelolaan SDM, yang juga perusahaan anak Yayasan Kesejahteraan Pekerja Bank Rakyat Indonesia (YKP BRI) dan Dana Pensiun BRI.
PKSS juga membangun kemitraan dengan sejumlah perguruan tinggi melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU).
Kerja sama itu difokuskan pada penguatan talent pipeline, yang dilengkapi dengan program bootcamp guna membekali calon tenaga kerja dengan keterampilan teknis dan nonteknis sesuai kebutuhan industri.
PKSS, lanjut Sadmiadi, juga mempercepat transformasi bisnis guna menjawab tekanan disrupsi dan meningkatnya kebutuhan layanan tenaga kerja yang lebih adaptif.
Langkah itu dinilai krusial di tengah perubahan lanskap industri jasa yang menuntut efisiensi, kualitas talenta serta integrasi teknologi dalam setiap proses bisnis.
Transformasi tersebut diarahkan pada pergeseran model bisnis dari penyedia tenaga kerja konvensional menjadi mitra strategis yang menawarkan solusi layanan terintegrasi.
Pendekatan itu menempatkan perusahaan tidak sekadar sebagai pemasok tenaga kerja, tetapi sebagai bagian dari rantai nilai klien dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional.
Di sisi lain, Sadmiadi menyampaikan penguatan kualitas sumber SDM menjadi fokus utama. PKSS mendorong peningkatan kompetensi dan produktivitas tenaga kerja melalui pembentukan karakter berbasis service excellence.
Upaya itu dinilai penting mengingat kualitas SDM menjadi faktor penentu daya saing, terutama dalam industri jasa yang sangat bergantung pada performa individu.
Sadmiadi mengatakan transformasi juga menyasar aspek operasional dan tata kelola. PKSS memperkuat operational excellence dan governance untuk memastikan proses bisnis berjalan efektif, efisien serta sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
Langkah itu penting untuk menjaga kepercayaan klien sekaligus meningkatkan akuntabilitas perusahaan.
Di bidang teknologi, PKSS mengembangkan Prima Career sebagai platform rekrutmen digital end-to-end. Sistem itu memungkinkan proses mulai dari publikasi lowongan hingga pemantauan pelamar dilakukan secara terintegrasi.
Digitalisasi tersebut tidak hanya mempercepat proses rekrutmen, tetapi juga meningkatkan akurasi dalam pemilihan kandidat.
Sementara itu, dari sisi internal, perusahaan menghadirkan Prima Super App untuk mendukung pengelolaan kepegawaian. Aplikasi itu mencakup pencatatan kehadiran, pemantauan aktivitas pekerja hingga layanan administrasi SDM dalam satu platform sehingga meningkatkan efisiensi dan transparansi data.
Dengan strategi itu, menurut Sadmiadi, PKSS berupaya memperkuat posisi di industri jasa sekaligus menjawab kebutuhan pasar akan layanan SDM yang lebih modern, terintegrasi, dan berbasis teknologi.
"Transformasi ini sekaligus menjadi sinyal pergeseran industri menuju model bisnis yang lebih adaptif terhadap perubahan zaman," ujarnya.
Pewarta : Benardy Ferdiansyah
Editor:
Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
