Logo Header Antaranews Sulteng

Pemkab Buol kembangkan sentra garam lokal optimalkan potensi daerah

Sabtu, 11 April 2026 20:19 WIB
Image Print
ILUSTRASI - Petani mengangkut garamnya dengan gerobak dorong di kawasan Penggaraman Talise, Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (10/1/2024). (ANTARA/Basri Marzuki)

Buol (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng) mendorong pengembangan dan pemanfaatan sentra garam sebagai langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi daerah tersebut.

Bupati Buol Risharyudi Triwibowo mengatakan pentingnya sinergi lintas sektor serta komitmen bersama dari seluruh pihak terkait dalam memanfaatkan sentra garam lokal.

"Jadi ini sangat krusial agar sentra garam dapat segera beroperasi secara maksimal dan berkelanjutan di Kabupaten Buol," kata Risharyudi saat dihubungi awak media di Buol, Sabtu.

Ia menuturkan dalam pengelolaan sentra garam harus dilakukan secara profesional.

"Tentunya itu termasuk peningkatan kualitas produksi, pemanfaatan sarana dan prasarana yang tersedia, hingga penguatan kelembagaan serta kemitraan dengan pihak swasta," ucapnya.

Ia mengemukakan perlu adanya keberpihakan terhadap masyarakat setempat dalam pengembangan sentra garam tersebut.

"Keberadaan sentra garam ini harus bisa memberikan dampak ekonomi yang nyata kepada masyarakat khususnya para petani garam serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat," sebutnya.

Menurut dia, saat ini pemerintah daerah berupaya mengidentifikasi peluang pengembangan usaha garam di Buol sehingga dapat optimal.

"Ke depan masyarakat pesisir bisa lebih mandiri dan produktif dalam mengelola sumber daya yang ada guna meningkatkan kualitas produksi, nilai tambah produk serta perluasan akses pemasaran," kata dia.

Diketahui salah satu sentra garam berbentuk Industri Kecil dan Menengah (IKM) berada di Desa Tamit, Kecamatan Bunobogu, Kabupaten Buol.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026