
Trump ultimatum Uni Eropa hingga 4 Juli, ancam tarif jauh lebih tinggi
Jumat, 8 Mei 2026 08:53 WIB

Washington (ANTARA) - Presiden AS Donald Trump pada Kamis (7/5) mengatakan bahwa AS memberi Uni Eropa waktu hingga 4 Juli untuk memenuhi bagiannya dalam kesepakatan dagang, atau Washington akan mengenakan tarif yang "jauh lebih tinggi" terhadap blok tersebut.
"Saya telah menunggu dengan sabar agar Uni Eropa memenuhi bagian mereka dalam Kesepakatan perdagangan bersejarah yang kita sepakati di Turnberry, Skotlandia. Kesepakatan dagang terbesar yang pernah ada!" kata Trump di Truth Social.
"Janji telah dibuat bahwa Uni Eropa akan memenuhi bagian mereka dalam kesepakatan itu dan, sesuai perjanjian, memangkas tarif mereka menjadi NOL!," katanya.
"Saya setuju untuk memberinya waktu hingga ulang tahun ke-250 negara kami atau, sayangnya, tarif mereka akan langsung melonjak ke tingkat yang jauh lebih tinggi," kata Trump lebih lanjut.
Presiden AS itu menambahkan bahwa selama percakapan tersebut, banyak topik yang dibahas, termasuk Iran, tetapi dia tidak secara khusus menyebut Ukraina.
Sebelumnya pada hari yang sama, Bernd Lange, ketua Komite Perdagangan Internasional Parlemen Eropa, mengatakan bahwa Uni Eropa dan AS diperkirakan akan menyelesaikan perjanjian perdagangan bilateral dalam waktu dua pekan mendatang.
Sebagaimana diwartakan pada akhir Januari, Parlemen Eropa membekukan ratifikasi perjanjian dagang Uni Eropa-AS setelah Trump mengancam akan mengenakan tarif terhadap sekutu Eropa yang menentang posisinya terkait Greenland.
Selanjutnya pada 1 Mei, Trump mengumumkan rencana untuk memberlakukan tarif 25 persen untuk mobil dan truk yang diimpor dari Uni Eropa, dengan alasan bahwa blok tersebut gagal mematuhi komitmen perdagangannya terhadap AS.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Pewarta : Katriana
Editor:
Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
