Logo Header Antaranews Sulteng

Sebanyak 520 guru ikuti Program Google for Education

Minggu, 17 Mei 2026 12:46 WIB
Image Print
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Donggala Ansyar Sutiadi (kiri) saat berkunjung ke salah satu sekolah di Kabupaten Donggala, Sulteng. ANTARA/HO-Disdikpora Donggala

Donggala (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), menyebutkan sebanyak 520 guru dari 16 sekolah mengikuti Program Google for Education di daerah tersebut.

"Jadi awalnya 1.400 guru mengikuti kegiatan itu, tapi dinyatakan lolos ke tahap berikutnya hanya 520 orang dengan standar khusus dari Google sehingga proses seleksinya cukup ketat," kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Donggala Ansyar Sutiadi di Banawa, Minggu.

Ia menuturkan Program Google for Education merupakan hasil kerja sama antara pemerintah daerah dengan Google Indonesia.

Menurut dia, Program Google for Education untuk meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan melalui pelatihan berstandar internasional.

"Tentunya melalui pelatihan peningkatan kompetensi para pendidik dan tenaga kependidikan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan," ucapnya.

Ia mengemukakan sertifikasi Google memiliki standar internasional yang diakui secara global dalam pengembangan kompetensi digital tenaga pendidik.

"Untuk di Kabupaten Donggala baru hanya satu orang guru bersertifikat Google Certified Trainer (GCT) dengan standar Google yakni Andi Fahrul," sebutnya.

Ansyar menyebutkan Program Google for Education ke depan akan diterapkan secara bertahap mulai dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP, di Kabupaten Donggala.

"Tahap awal ini sedang dilakukan pemetaan kemampuan guru sebelum diterapkan di masing-masing sekolah," kata dia.

Ia menjelaskan tujuan akhir program tersebut adalah menjadikan sekolah-sekolah di Donggala sebagai sekolah referensi Google.

"Harapannya penggunaan fitur pembelajaran, seperti Google for Education, dapat menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam mempercepat transformasi digital sekolah," ujarnya.

Diketahui jumlah sekolah di daerah itu sebanyak 503 sekolah terdiri dari 376 Sekolah Dasar (SD) dan 127 Sekolah Menengah Pertama (SMP).



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026