
Imigrasi Palu dukung gerakan nasional Migran Aman lindungi PMI

Kota Palu (ANTARA) - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu mengikuti peresmian Gerakan Nasional Migran Aman yang digelar secara daring bersama kementerian dan instansi terkait sebagai upaya memperkuat perlindungan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Kegiatan yang dilaksanakan secara terpusat oleh Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia itu melibatkan seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) di daerah, termasuk jajaran Imigrasi Palu, Selasa.
Sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir dalam peresmian tersebut, di antaranya Kepala Kantor Staf Kepresidenan, Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Wakil Menteri Ketenagakerjaan, serta perwakilan Kementerian Kesehatan.
Dalam kegiatan itu, peserta juga menyaksikan arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat agar tidak memilih jalur penempatan nonprosedural yang berisiko tinggi.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu Muhammad Akmal menyatakan pihaknya mendukung penuh pelaksanaan Gerakan Nasional Migran Aman sebagai langkah pencegahan terhadap praktik penempatan pekerja migran ilegal.
“Komitmen Imigrasi Palu dalam mencegah keberangkatan pekerja migran nonprosedural melalui penguatan sinergi antarinstansi,” kata Akmal dalam siaran pers yang diterima di Palu.
Ia mengatakan kolaborasi antarlembaga diharapkan mampu menekan angka pekerja migran ilegal sekaligus mewujudkan tata kelola penempatan pekerja migran Indonesia yang aman, tertib, dan bermartabat.
Gerakan Nasional Migran Aman tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi instrumen pencegahan berkelanjutan hingga tingkat akar rumput guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko penempatan pekerja migran secara ilegal.
Pewarta : Rangga
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
