Logo Header Antaranews Sulteng

Waspadai empat penyakit ini di musim hujan

Rabu, 21 Februari 2018 11:15 WIB
Image Print
Kepala Dinas Kesehatan Palu Dokter Royke Abraham (Ist)
masyarakat diminta membuang sampah pada tempatnya

Palu (Antaranews Sulteng) - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palu, Royke Abraham mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap sejumlah penyakit selama musim hujan.

"Yang pertama penyakit Infeksi Saluran Pernafasan (ISPA). Untuk mengantisipasinya jaga kondisi tubuh, jangan sampai basah kuyup jika kehujanan, minum minuman yang hangat supaya terhindar dari penyakit Ispa," katanya di Palu, Rabu, menanggapi ancaman penyakit di musim hujan di ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah itu.

Menurutnya masyarakat kerap dilanda? penyakit tersebut tiap Kota Palu memasuki musim penghujan, mulai dari intensitas sedang hingga tinggi.

Kemudian ia mengingatkan akan penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang selalu menjadi momok menakutkan di mata masyarakat tiap kali memasuki musim hujan.

Menurutnya penyakit tersebut muncul diakibatkan kebiasaan buruk masyarakat yang membuang sampah sembarangan sehingga menjadi penyebab nyamuk aedes aegypti yang merupakan nyamuk penyebab DBD berkembang? biak.

Olehnya ia meminta agar masyarakat membuang sampah pada tempatnya dan menjaga lingkungan di sekitar dari benda-benda yang dapat menampung air hujan dan membiarkan air tegenang dalam waktu lama yang menjadi cikal bakal perkembangan nyamuk DBD.

"Yang ketiga diare. Kalau makanan dan minuman tidak ditutup kemudian lalat hinggap, kita makan dan minum akhirnya terkena diare akibat kotoran yang dihinggapi lalat," ujarnya.

Ancaman penyakit ke empat adalah penyakit tipus. Penyakit tipus sendiri jelas Royke, merupakan salah satu penyakit berbahaya yang sering diderita masyarakat saat musim hujan bahkan dapat berakhir kematian jika lambat dilakukan pertolongan.

"Jadi kalau badan sudah demam tujuh hari di musim hujan, hati-hati. Itu bisa DBD atau tifus. Harus menemui petugas kesehatan. Jangan lambat," katanya.

Kota Palu sendiri diperkirakan akan dilanda hujan mulai dari intensitas rendah hingga tinggi sampai Maret 2018.



Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2026