"Rumah Di Seribu Ombak" Diputar Di Undiksha

id sandra dewi, film

Film Rumah Di Seribu Ombak (Antaranews.com)

Film itu sangat penting karena bisa menjadi sarana promosi bagi Kabupaten Buleleng," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng, Jro Ketut Warkadea
Singaraja,(antarasulteng.com) - Film berjudul "Rumah Di Seribu Ombak" (RDSO) diputar di auditorium Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, Kabupaten Buleleng, selama dua hari pada Sabtu (1/12) dan Minggu (2/12).

"Film itu sangat penting karena bisa menjadi sarana promosi bagi Kabupaten Buleleng," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng, Jro Ketut Warkadea, di Singaraja.

Film yang disutradarai Erwin Arnada itu lokasi pengambilan gambarnya hampir 70 persen berada di daerah utara Pulau Bali sehingga sangat cocok untuk dijadikan ajang promosi pariwisata Kabupaten Buleleng.

Film yang diangkat dari novel dengan judul yang sama itu berisi pesan moral mengenai toleransi antarumat beragama. Film tentang persahabatan seorang bocah muslim bernama Samihi dan bocah Hindu bernama Wayan Manik yang sama-sama punya trauma masa lalu sangat relevan dengan kondisi sosial saat ini.

"Kami memandang hal itu sangat relevan dengan kondisi saat ini yang banyak terjadi konflik berlatarkan SARA. Ini akan membawa pesan moral tersendiri," kata Warkadea.

Ia memperkirakan film yang akan diputar di kampus Undiksha selama dua hari itu akan disaksikan sekitar 8.000 masyarakat Kabupaten Buleleng.

"Kalau memang masih banyak masyarakat yang belum menonton film itu, kemungkinan akan kami putar lagi," kata Warkadea.(KR-MDE/SKD)

Editor : Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar