Logo Header Antaranews Sulteng

Masyarakat Minta Kantor Samsat Palu Diperbaiki

Selasa, 26 Maret 2013 13:45 WIB
Image Print
Saya sudah menyurat ke Pak Gubernur agar gedung Samsat diperbaiki. Kita akan bangun lebih repsentatif lagi," katanya.

Palu (antarasulteng.com) - Masyarakat wajib pajak meminta kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk memperbaiki fasilitas dan sarana di gedung Kantor Bersama Sistem Administrasi Satu Atap (Samsat) Palu karena dinilai tidak repsentatif lagi.

"Saya lihat dari dulu kantor ini begini terus. Tidak pernah direnovasi. Padahal tiap hari banyak sekali wajib pajak yang harus dilayani di sini," kata Ketua Asosiasi Ojek Kota Palu Wahid pada acara sosialisasi peranan Kantor Bersama Samsat dalam pelayanan kepada wajib pajak di Palu, Selasa.

Wahid mengeritik Kantor Bersama Samsat Palu tersebut karena kondisinya tampak tidak pernah direnovasi sementara pengunjung setiap harinya mencapai 300-350 orang.

Kantor tersebut merupakan sumber pendapatan asli daerah paling besar kontribusinya setiap tahun.

Tahun 2012, realisasi penerimaan pendapatan asli daerah bersumber dari pajak kendaraan bermotor mencapai Rp500 miliar dan 2013 ditagerkan meningkat menjadi Rp600,13 miliar.

Wahid mengatakan bahwa mestinya kantor pelayanan tersebut harus lebih baik dan menjaga kenyamanan para wajib pajak yang hendak berurusan di kantor itu.

Kepala Dinas Pendapatan Daerah Sulawesi Tengah Muzakir Lamalangke mengatakan rencananya kantor bersama tersebut akan dipindahkan ke tempat lain namun pembangunan gedungnya sementara dalam tahap perencanaan.

"Saya sudah menyurat ke Pak Gubernur agar gedung Samsat diperbaiki. Kita akan bangun lebih repsentatif lagi," katanya.

Muzakir mengatakan pemerintah daerah sudah menyiapkan lokasi baru yang juga di Jalan Kartini Palu.

"Rencananya akan dibangun di bekas kantor yang terbakar di depan Kantor PLN Palu," katanya.

Dia mengatakan Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola akan berusaha agar kantor bersama Samsat tersebut bisa selesai dibangun pada 2013. (A055)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026