BTNL Terapkan 3 Pelayanan Di Telaga Tambing
Senin, 11 Januari 2016 20:21 WIB
Danau Tambing (palugate.com)
Palu, (antarasulteng.com) - Balai Taman Nasional Lore Lindu (BTNL), Sulawesi Tengah, menerapkan tiga pelayanan yakni keamanan, kenyamanan dan keselamatan kepada pengunjung wisata alam Telaga Tambing di selatan Kota Palu dan Kabupaten Sigi.
"Prinsipnya kami berupaya untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat dan pengunjung, dengan menerapkan tiga bentuk pelayanan tersebut," kata Kepala Seksi Wilayah III Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu, Fery A.M Miu, di telaga tambing, Minggu 10/1.
Fery mengatakan, keamanan merupakan hal terpenting dan sangat urgen, yang harus diberikan kepada pengunjung dilokasi wisata tersebut.
Jika pengunjung tidak merasa aman di lokasi wisata yang terletak di ketinggian 1.600 meter dari permukaan laut (MDPL) itu, maka tidak akan berlama-lama dan bahkan tidak akan kembali lagi.
Pihaknya menggandeng masyarakat Desa Dongi-Dongi, dan Desa Sedoa Kecamatan Wuasa Kabupaten Poso sebagai masyarakat yang dengan lokasi wisata tersebut, dalam menciptakan keamanan.
Dirinya menyebutkan, jika keamanan telah tercapai dan dapat diwujudkan serta dirasanakn oleh pengunjung, maka kenyamanan dan keselamatan pengunjung diwisata tersebut akan mengikut.
"Yang paling utama adalah keamanan, jika keamanan telah terwujud maka pelayanan lain akan mengikut," sebutnya.
Semntara ini, kata dia, belum perilaku warga masyarakat sekitar lokasi wisata yang mengganggu keamanan para pengunjung.
Pihaknya selalu intens membangun komunikasi dengan masyarakat didua desa tersebut untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban pengunjung lokasi wisata Telaga Tambing.
"Prinsipnya kami berupaya untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat dan pengunjung, dengan menerapkan tiga bentuk pelayanan tersebut," kata Kepala Seksi Wilayah III Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu, Fery A.M Miu, di telaga tambing, Minggu 10/1.
Fery mengatakan, keamanan merupakan hal terpenting dan sangat urgen, yang harus diberikan kepada pengunjung dilokasi wisata tersebut.
Jika pengunjung tidak merasa aman di lokasi wisata yang terletak di ketinggian 1.600 meter dari permukaan laut (MDPL) itu, maka tidak akan berlama-lama dan bahkan tidak akan kembali lagi.
Pihaknya menggandeng masyarakat Desa Dongi-Dongi, dan Desa Sedoa Kecamatan Wuasa Kabupaten Poso sebagai masyarakat yang dengan lokasi wisata tersebut, dalam menciptakan keamanan.
Dirinya menyebutkan, jika keamanan telah tercapai dan dapat diwujudkan serta dirasanakn oleh pengunjung, maka kenyamanan dan keselamatan pengunjung diwisata tersebut akan mengikut.
"Yang paling utama adalah keamanan, jika keamanan telah terwujud maka pelayanan lain akan mengikut," sebutnya.
Semntara ini, kata dia, belum perilaku warga masyarakat sekitar lokasi wisata yang mengganggu keamanan para pengunjung.
Pihaknya selalu intens membangun komunikasi dengan masyarakat didua desa tersebut untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban pengunjung lokasi wisata Telaga Tambing.
Pewarta : Muhammad Hajiji
Editor : Rolex Malaha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wamen LHK resmikan wisata pengamatan burung Danau Tambing TNLL di Poso
09 March 2022 20:14 WIB, 2022
Mengenal jalur pengamatan burung endemik di Taman Nasional Lore Lindu
07 November 2021 5:18 WIB, 2021
Destinasi Danau Tambing dibenahi untuk tingkatkan kunjungan wisatawan
15 February 2021 11:36 WIB, 2021
Terpopuler - Wisata & Budaya
Lihat Juga
Pepadi Apresiasi Wali Kota Bandarlampung lestarikan budaya Indonesia
23 February 2020 11:31 WIB, 2020
Potensi rugi akibat berkurangnya wisman China mencapai 2,8 miliar dolar
13 February 2020 17:24 WIB, 2020
Wapres dorong dunia pariwisata dapat berinovasi sikapi dampak corona
10 February 2020 16:03 WIB, 2020