Palu,  (antarasulteng.com) - Balai Taman Nasional Lore Lindu (BTNL), Sulawesi Tengah, menerapkan tiga pelayanan yakni keamanan, kenyamanan dan keselamatan kepada pengunjung wisata alam Telaga Tambing di selatan Kota Palu dan Kabupaten Sigi.

"Prinsipnya kami berupaya untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat dan pengunjung, dengan menerapkan tiga bentuk pelayanan tersebut," kata Kepala Seksi Wilayah III Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu, Fery A.M Miu, di telaga tambing, Minggu 10/1.

Fery mengatakan, keamanan merupakan hal terpenting dan sangat urgen, yang harus diberikan kepada pengunjung dilokasi wisata tersebut.

Jika pengunjung tidak merasa aman di lokasi wisata yang terletak di ketinggian 1.600 meter dari permukaan laut (MDPL) itu, maka tidak akan berlama-lama dan bahkan tidak akan kembali lagi.

Pihaknya menggandeng masyarakat Desa Dongi-Dongi, dan Desa Sedoa Kecamatan Wuasa Kabupaten Poso sebagai masyarakat yang dengan lokasi wisata tersebut, dalam menciptakan keamanan.

Dirinya menyebutkan, jika keamanan telah tercapai dan dapat diwujudkan serta dirasanakn oleh pengunjung, maka kenyamanan dan keselamatan pengunjung diwisata tersebut akan mengikut.

"Yang paling utama adalah keamanan, jika keamanan telah terwujud maka pelayanan lain akan mengikut," sebutnya.

Semntara ini, kata dia, belum perilaku warga masyarakat sekitar lokasi wisata yang mengganggu keamanan para pengunjung.

Pihaknya selalu intens membangun komunikasi dengan masyarakat didua desa tersebut untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban pengunjung lokasi wisata Telaga Tambing.