Morowali Utara, Sulteng (ANTARA) -
Sekitar 700-an karyawan PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) di Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah ikut memperingati Hari Perempuan Internasional dengan mengisi berbagai kegiatan, pada
 
Head of Corporate Communication PT GNI, Mellysa Tanoyo melalui keterangan tertulisnya Rabu mengemukakan, rangkaian kegiatan Hari Perempuan Internasional tersebut merupakan salah satu bentuk aktualisasi PT GNI dalam mendukung pemberdayaan perempuan di industri smelter.
 
“Kehadiran perempuan di dunia smelter yang umumnya lebih banyak digeluti oleh laki-laki merupakan salah satu transformasi nyata yang terus diupayakan dalam memberdayakan perempuan, sehingga setiap individu terlepas dari gendernya memiliki kesempatan yang sama dalam membangun karir di GNI,” ucapnya.
 
Kegiatan tersebut terdiri dari pemilihan Gelar Kehormatan untuk salah satu perwakilan karyawan perempuan, Konferensi Penghargaan Gelar Kehormatan, pagelaran seni dan hiburan dari masing-masing divisi.
 
Adapun nominasi penerima penghargaan diikuti karyawan perempuan PT GNI baik Warga Negara Asing (WNI) maupun Warga Negara Indonesia (WNA).
 
Di kemukakannya, perusahaan ini senantiasa memberi ruang dan kesempatan bagi perempuan di lingkungan kerja untuk memegang peran atau jabatan strategis.
 
Yang mana, perusahaan industri nikel tersebut mempekerjakan lebih dari 700 karyawan perempuan yang tersebar di berbagai divisi atau departemen.
 
Foreman Analis Laboratorium Produksi PT GNI, Helen Firda Tomanda mengungkapkan, bahwa dirinya merupakan pengawas perempuan pertama di Lab Produksi di perusahaan ini, yang sebelumnya didominasi oleh karyawan laki-laki.
 
“Saya bergabung di GNI pada September 2021 di Departemen Lab Produksi. Saat itu karyawan Lab Produksi didominasi oleh karyawan laki-laki. Namun, setelah menjalani posisi ini kurang lebih enam bulan, saya diangkat oleh atasan menjadi pengawas perempuan, yang ternyata adalah pengawas perempuan pertama," tuturnya.
 
Menurut dia, hal tersebut sekaligus menandakan bahwa tingkat kepercayaan perusahaan kepada perempuan baik dari segi pekerjaan, kepemimpinan serta pengambilan keputusan sangat baik dan bahkan memiliki peluang yang sama dengan laki-laki dalam mengembangkan jenjang karir.
 
Ia menambahkan, di PT GNI baik karyawan laki-laki maupun perempuan memiliki kesempatan yang sama. 
 
“Pekerjaan yang dulunya hanya dilakukan oleh laki-laki, namun di GNI perempuan juga mendapat kesempatan yang sama. Contohnya seperti operator excavator, dan seorang supervisor kami adalah perempuan," ucapnya.
 
Perusahaan ini adalah industri hilir nikel yang sedang membangun 26 tungku pengolahan ore dengan produk ferronikel dan hampir separuhnya sudah berproduksi, dan menyerap sekitar 14.000 karyawan.
 
Nilai investasi perusahaan ini, sekitar 3 miliar dolar AS atau sekitar Rp45 triliun.
 

Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor : Andilala
Copyright © ANTARA 2024