Pojok Bank Indonesia Implementasikan Indonesia Cerdas - (d)
Selasa, 25 Oktober 2016 20:48 WIB
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tengah, Purjoko (tengah). (FOTO ANTARA/Riski Maruto/13)
Palu, (antarasulteng.com) - Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tengah, Purjoko menyatakan bahwa penyediaan pojok Bank Indonesia atau BI Corner merupakan implementasi dari salah satu tema unggulan `Indonesia Cerdas.`
Bank Indonesia, kata Purjoko di Palu, Selasa, menginisiasi pembentukkan Pojok BI di berbagai tempat untuk mendukung upaya memperkuat pemahaman masyarakat tentang keberadaan dan peran BI.
Sekaligus mendorong kegiatan edukasi dan peningkatan kualitas pendidikan melalui penyediaan koleksi buku berkualitas di masyarakat.
"Bank Indoenesia terus berupaya memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat tentang keberadaan dan perannya terhadap perekonomian Indonesia," katanya menanggapi pembentukkan BI Corner di IAIN Palu mulai Senin (24/10).
Menurut Purjoko, pojok BI dapat dimanfaatkan sebagai perpanjangan tangan dari perpustakaan khusus yang dimiliki oleh setiap kantor perwakilan Bank Indonesia di seluruh Indonesia.
Jika sebagian masyarakat masih engan untuk berkunjung ke perspustakaan BI dengan sejumlah alasan, keberadaan pojok BI merupakan upaya untuk mendekatkan sumber informasi yang dimiliki kepada masyarakat.
Dengan desain dan fasilitas memadai, koleksi pustaka yang berkualitas baik dari dalam maupun luar negeri, serta adanya kegiatan-kegiatan yang mengundang partisipasi diharapkan dapat menarik minat untuk berkunjung ke BI corner.
Secara bertahap dalam jangka waktu lima tahun, kata Purjoko, pojok BI diharapkan hadir di setiap jenjang pendidikan, dan perpustakaan daerah terpilih serta beberapa sarana publik yang strategis.
Melalui skema hibah terpogram, penerima manfaat diharapkan dapat merawat dan menambah koleksi pustaka yang telah disediakan sehingga mampu bermanfaat secara optimal bagi masyarakat.
"Adapun total koleksi buku BI corner yang diberikan oleh BI sebanyal 108 judul buku dalam bentuk hardcopy dan 1.012 judul buku dalam bentuk softcopy atau e-book," ujarnya.
Sementara itu, kata Purjoko, buku dalam bentuk e-book merupakan kumpulan dari berbagai publikasi yang diterbitkan oleh BI, seperti buletin ekonomi, moneter dan perbankan, riset dan working paper BI, laporan kebijakan moneter dan perekonomian.
Saat ini KPw BI Sulteng telah memiliki tiga pojok BI yakni di perpustakaan daerah Pemerintah Provinsi Sulteng, perpustakaan Universitas Tadulako Palu dan perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu.
"Ke depan kami akan membuka lagi pojok BI di Universitas Alkhairaat Palu, serta ke daerah-daerah lain di kabupaten selain Kota Palu," tutup Purjoko.
Bank Indonesia, kata Purjoko di Palu, Selasa, menginisiasi pembentukkan Pojok BI di berbagai tempat untuk mendukung upaya memperkuat pemahaman masyarakat tentang keberadaan dan peran BI.
Sekaligus mendorong kegiatan edukasi dan peningkatan kualitas pendidikan melalui penyediaan koleksi buku berkualitas di masyarakat.
"Bank Indoenesia terus berupaya memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat tentang keberadaan dan perannya terhadap perekonomian Indonesia," katanya menanggapi pembentukkan BI Corner di IAIN Palu mulai Senin (24/10).
Menurut Purjoko, pojok BI dapat dimanfaatkan sebagai perpanjangan tangan dari perpustakaan khusus yang dimiliki oleh setiap kantor perwakilan Bank Indonesia di seluruh Indonesia.
Jika sebagian masyarakat masih engan untuk berkunjung ke perspustakaan BI dengan sejumlah alasan, keberadaan pojok BI merupakan upaya untuk mendekatkan sumber informasi yang dimiliki kepada masyarakat.
Dengan desain dan fasilitas memadai, koleksi pustaka yang berkualitas baik dari dalam maupun luar negeri, serta adanya kegiatan-kegiatan yang mengundang partisipasi diharapkan dapat menarik minat untuk berkunjung ke BI corner.
Secara bertahap dalam jangka waktu lima tahun, kata Purjoko, pojok BI diharapkan hadir di setiap jenjang pendidikan, dan perpustakaan daerah terpilih serta beberapa sarana publik yang strategis.
Melalui skema hibah terpogram, penerima manfaat diharapkan dapat merawat dan menambah koleksi pustaka yang telah disediakan sehingga mampu bermanfaat secara optimal bagi masyarakat.
"Adapun total koleksi buku BI corner yang diberikan oleh BI sebanyal 108 judul buku dalam bentuk hardcopy dan 1.012 judul buku dalam bentuk softcopy atau e-book," ujarnya.
Sementara itu, kata Purjoko, buku dalam bentuk e-book merupakan kumpulan dari berbagai publikasi yang diterbitkan oleh BI, seperti buletin ekonomi, moneter dan perbankan, riset dan working paper BI, laporan kebijakan moneter dan perekonomian.
Saat ini KPw BI Sulteng telah memiliki tiga pojok BI yakni di perpustakaan daerah Pemerintah Provinsi Sulteng, perpustakaan Universitas Tadulako Palu dan perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu.
"Ke depan kami akan membuka lagi pojok BI di Universitas Alkhairaat Palu, serta ke daerah-daerah lain di kabupaten selain Kota Palu," tutup Purjoko.
Pewarta : Fauzi
Editor : Rolex Malaha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Ekonomi Keuangan
Lihat Juga
Pasokan beras di Palu masih lancar meskipun belum puncak panen padi
23 February 2020 18:36 WIB, 2020
SKK Migas bantu kapal ikan untuk nelayan Donggala, JOB-Tomori sumbang 3 kapal
21 February 2020 11:54 WIB, 2020
Citra Nuansa Elok investasikan Rp325 miliar bangun kembali Mall Tatura
21 February 2020 0:08 WIB, 2020
Presiden Jokowi ingin promosikan nikel Indonesia dalam Hanover Messe Jerman
17 February 2020 17:29 WIB, 2020