Dahlan Iskan akui tak banyak tahu soal proyek LNG Pertamina
Jumat, 15 September 2023 7:42 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Periode 2011-2014 Dahlan Iskan berikan keterangan kepada wartawan usai diperiksa KPK pada Kamis(14/9/2023). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat
Jakarta (ANTARA) - Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Periode 2011-2014 Dahlan Iskan mengaku tak banyak tahu soal korupsi pengadaan gas alam cair atau "liquefied natural gas" (LNG) di PT Pertamina Tahun 2011-2014.
Hal tersebut disampaikan Dahlan usai diperiksa Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis sore.
"Tidak (tahu). Saya kan bukan komisaris, bukan direksi. Itu teknis sekali di perusahaan," kata Dahlan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.
Selain itu, Dahlan mengungkapkan salah satu hal yang dikonfirmasi Penyidik KPK adalah soal mantan Direktur Utama PT Pertamina Karen Galaila Agustiawan.
"(Pemeriksaan) terkait Bu Karen," ujar Dahlan.
Penyidik KPK awalnya menjadwalkan pemeriksaan Dahlan Iskan pada Kamis (7/9). Namun, Dahlan tidak bisa memenuhi panggilan tersebut dan mengajukan permohonan penjadwalan ulang menjadi hari ini.
Untuk diketahui, Ketua KPK Firli Bahuri pada Juni 2022 mengumumkan pihaknya sedang menyidik kasus dugaan korupsi pengadaan LNG di PT Pertamina Tahun 2011-2014.
Sejumlah pihak juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut, namun sampai saat ini KPK belum mengumumkan maupun melakukan penahanan terhadap pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Dalam proses penyidikan suatu kasus, Firli mengatakan KPK mengumpulkan keterangan dan alat bukti untuk membuat terang suatu peristiwa pidana. Hal tersebut dilakukan dalam penyidikan kasus LNG tersebut.
"Sekali lagi ingin saya pastikan bahwa penyidikan adalah serangkaian tindakan penyidik sesuai dengan tata cara yang diatur undang-undang, mencari, mengumpulkan keterangan, dan bukti-bukti. Dengan bukti-bukti itu membuat terang suatu peristiwa pidana, baru kami temukan tersangkanya," ucap Firli.
Kemudian pada awal tahun 2023, Firli kembali menegaskan bahwa proses penyidikan kasus tersebut masih berjalan.
"Terkait dengan LNG, saya katakan ini masih dalam proses penyidikan," kata Firli di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, saat itu.
Hal tersebut disampaikan Dahlan usai diperiksa Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis sore.
"Tidak (tahu). Saya kan bukan komisaris, bukan direksi. Itu teknis sekali di perusahaan," kata Dahlan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.
Selain itu, Dahlan mengungkapkan salah satu hal yang dikonfirmasi Penyidik KPK adalah soal mantan Direktur Utama PT Pertamina Karen Galaila Agustiawan.
"(Pemeriksaan) terkait Bu Karen," ujar Dahlan.
Penyidik KPK awalnya menjadwalkan pemeriksaan Dahlan Iskan pada Kamis (7/9). Namun, Dahlan tidak bisa memenuhi panggilan tersebut dan mengajukan permohonan penjadwalan ulang menjadi hari ini.
Untuk diketahui, Ketua KPK Firli Bahuri pada Juni 2022 mengumumkan pihaknya sedang menyidik kasus dugaan korupsi pengadaan LNG di PT Pertamina Tahun 2011-2014.
Sejumlah pihak juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut, namun sampai saat ini KPK belum mengumumkan maupun melakukan penahanan terhadap pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Dalam proses penyidikan suatu kasus, Firli mengatakan KPK mengumpulkan keterangan dan alat bukti untuk membuat terang suatu peristiwa pidana. Hal tersebut dilakukan dalam penyidikan kasus LNG tersebut.
"Sekali lagi ingin saya pastikan bahwa penyidikan adalah serangkaian tindakan penyidik sesuai dengan tata cara yang diatur undang-undang, mencari, mengumpulkan keterangan, dan bukti-bukti. Dengan bukti-bukti itu membuat terang suatu peristiwa pidana, baru kami temukan tersangkanya," ucap Firli.
Kemudian pada awal tahun 2023, Firli kembali menegaskan bahwa proses penyidikan kasus tersebut masih berjalan.
"Terkait dengan LNG, saya katakan ini masih dalam proses penyidikan," kata Firli di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, saat itu.
Pewarta : Fianda Sjofjan Rassat
Editor : Andilala
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Rahmad M Arsyad bagi kaos bergambar Ahmad Dahlan saat kembalikan formulir di PAN
24 April 2024 18:32 WIB, 2024
Presiden Jokowi tinjau Masjid Walidah Dahlan yang didesain ramah lingkungan
01 February 2024 7:16 WIB, 2024
AS bangga bermitra dengan Indonesia untuk promosikan demokrasi yang kuat
03 July 2020 20:01 WIB, 2020
Dahlan Iskan: persiapan stabilisasi harga sembako perlu diatasi secara makro
18 May 2020 14:59 WIB, 2020