Jakarta (ANTARA) - Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Septian Hario Seto menyatakan bahwa pemerintah perlu menyeimbangkan harga nikel agar dapat menarik investasi di industri hilir baterai dan kendaraan listrik.
Menurutnya, kalau harga nikelnya terlalu tinggi, maka harga baterai sebagai produk jadi komoditas tersebut juga akan menjadi mahal.
Ia menuturkan bahwa hal tersebut akan turut berdampak pada tingginya harga kendaraan listrik sehingga tingkat penggunaannya menurun.
Selain itu, Septian mengatakan jika harga nikel tetap tinggi, maka para pelaku industri akan mencari alternatif bahan baku lain untuk pembuatan baterai kendaraan listrik, misalnya Lithium-Ferro-Phosphate atau LFP, sehingga mempengaruhi permintaan terhadap nikel di masa mendatang.
“Kalau kita teruskan harganya itu tetap tinggi, ya nanti (industri) hilirnya tidak akan tumbuh,” katanya.
Dia menegaskan bahwa tujuan pemerintah adalah membangun ekosistem baterai kendaraan listrik dari hulu ke hilir, sehingga keseimbangan harga nikel sebagai bahan baku perlu dijaga.
Melalui upaya tersebut, Septian berharap bahwa pemerintah dapat memberikan kondisi yang menguntungkan baik bagi para pelaku sektor tambang, peleburan, industri manufaktur baterai, maupun industri manufaktur kendaraan.
“Akhirnya harga mobil EV (electric vehicle)-nya bisa lebih murah dan lebih terjangkau buat masyarakat. Jadi, industri dalam negeri kita juga bisa tumbuh dengan kompetitif,” katanya.
“Jadi kita juga harus menyeimbangkan bukan hanya dari sisi upstream-nya atau (pelaku usaha) tambang, tapi bagaimana juga kepentingan dari sisi hilir (pelaku manufaktur),” ujar Septian Hario Seto di Jakarta, Kamis.
Kemenko Marves: Harga nikel perlu diseimbangkan agar dorong hilirisasi
Jumat, 1 Maret 2024 8:01 WIB
Foto udara aktivitas smelter nikel di kawasan industri milik PT PT Obsidian Stainless Steel (OSS) di Kecamatan Morosi, Konawe, Sulawesi Tenggara, Kamis (8/2/2024). ANTARA FOTO/Jojon/Spt
Pewarta : Uyu Septiyati Liman
Editor : Andilala
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PT Vale sampaikan perkembangan proyek dan hilirisasi dalam RDP Komisi XII DPR
20 January 2026 14:52 WIB
PT Vale tegaskan operasional dan keberlanjutan investasi usai RKAB 2026 disetujui
16 January 2026 9:38 WIB
PT Vale Indonesia isi kembali napas Iindustri Nikel di tengah transformasi global
16 January 2026 6:00 WIB
Direktur MIND ID apresiasi progres proyek hilirisasi HPAL PT Vale di Pomalaa
02 January 2026 18:39 WIB
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
Harga emas Antam pada Rabu meroket Rp102.000 ke angka Rp2,946 juta per gram
04 February 2026 9:39 WIB