Distan Denpasar targetkan vaksinasi rabies di 2024 sasar 73.975 HPR
Kamis, 11 April 2024 22:07 WIB
Ilustrasi - Petugas saat memberikan suntikan vaksin rabies untuk hewan penular rabies yang dibawa masyarakat Denpasar. ANTARA/Ni Luh Rhismawati.
Denpasar (ANTARA) - Dinas Pertanian Kota Denpasar, Bali, menargetkan vaksinasi rabies pada 2024 menyasar sebanyak 73.975 hewan penular rabies (HPR).
"Kami sangat fokus dengan pencegahan rabies. Beragam upaya terus kami laksanakan untuk mendukung optimalisasi pencegahan rabies," kata Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar AA Gde Bayu Brahmasta di Denpasar, Kamis.
Pria yang biasa disapa Gung Bayu itu menyampaikan Pemerintah Kota Denpasar sangat fokus dalam pencegahan kasus rabies guna mendukung sektor pariwisata.
Pada 2024 ini populasi HPR khususnya anjing di Kota Denpasar diprediksi mencapai 82.195 ekor. Dari jumlah ini, pelaksanaan vaksinasi ditargetkan mampu menyasar 90 persen dari total populasi.
"Kami targetkan 90 persen dari prediksi populasi, sekitar 73.975 ekor, tentunya diperlukan kerja sama lintas sektor untuk menjangkau jumlah tersebut," ujarnya lagi.
Untuk mendukung pencegahan rabies tersebut, Tim Dinas Pertanian, khususnya Bidang Kesehatan Hewan telah merancang berbagai upaya, Di antaranya pelaksanaan vaksinasi rabies secara "door to door" ke desa/kelurahan serta melaksanakan kontrol populasi dengan sterilisasi anjing liar.
Selain itu, lanjut Gung Bayu, pencegahan kasus rabies juga dilaksanakan dengan Kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) tentang bahaya penyakit rabies dan risiko yang ditimbulkan.
Tak hanya itu, juga turut dilaksanakan kegiatan pengawasan lalu lintas HPR serta pembentukan Tim Siaga Rabies (Tisira).
"Semoga upaya pencegahan rabies berkelanjutan di Kota Denpasar dapat terus dioptimalkan, terlebih Bali, khususnya Kota Denpasar dikenal sebagai daerah wisata," ujar Gung Bayu.
"Kami sangat fokus dengan pencegahan rabies. Beragam upaya terus kami laksanakan untuk mendukung optimalisasi pencegahan rabies," kata Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar AA Gde Bayu Brahmasta di Denpasar, Kamis.
Pria yang biasa disapa Gung Bayu itu menyampaikan Pemerintah Kota Denpasar sangat fokus dalam pencegahan kasus rabies guna mendukung sektor pariwisata.
Pada 2024 ini populasi HPR khususnya anjing di Kota Denpasar diprediksi mencapai 82.195 ekor. Dari jumlah ini, pelaksanaan vaksinasi ditargetkan mampu menyasar 90 persen dari total populasi.
"Kami targetkan 90 persen dari prediksi populasi, sekitar 73.975 ekor, tentunya diperlukan kerja sama lintas sektor untuk menjangkau jumlah tersebut," ujarnya lagi.
Untuk mendukung pencegahan rabies tersebut, Tim Dinas Pertanian, khususnya Bidang Kesehatan Hewan telah merancang berbagai upaya, Di antaranya pelaksanaan vaksinasi rabies secara "door to door" ke desa/kelurahan serta melaksanakan kontrol populasi dengan sterilisasi anjing liar.
Selain itu, lanjut Gung Bayu, pencegahan kasus rabies juga dilaksanakan dengan Kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) tentang bahaya penyakit rabies dan risiko yang ditimbulkan.
Tak hanya itu, juga turut dilaksanakan kegiatan pengawasan lalu lintas HPR serta pembentukan Tim Siaga Rabies (Tisira).
"Semoga upaya pencegahan rabies berkelanjutan di Kota Denpasar dapat terus dioptimalkan, terlebih Bali, khususnya Kota Denpasar dikenal sebagai daerah wisata," ujar Gung Bayu.
Pewarta : Ni Luh Rhismawati
Editor : Andriy Karantiti
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dinkes Kota Palu: 279 kasus gigitan hewan penular rabies terjadi di Palu
18 July 2023 20:19 WIB, 2023
Terpopuler - Kesehatan & Lingkungan Hidup
Lihat Juga
Pertamina Regional Sulawesi perkuat budaya kerja sehat melalui mental health day 2026
08 May 2026 21:55 WIB