Sigi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) mendorong seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah tersebut agar bisa bekerja sama serta bersinergi dengan Koperasi Desa Merah Putih setempat dalam memenuhi pasokan bahan pangan setiap harinya.

"Jadi memang saya mengumpulkan seluruh kepala SPPG yang beroperasi di Sigi untuk rapat teknis sebagai upaya pemerintah daerah jemput bola karena saya inginkan di Sigi program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus sukses," kata Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae saat ditemui media di Dolo, Selasa.

Ia mengemukakan ke depan setiap SPPG bisa mengambil bahan pangan seperti beras, tomat, cabai dan sayuran melalui Koperasi Desa Merah Putih.

"Saya sudah minta data dari koordinator MBG di Sigi terkait kebutuhan bahan pangan setiap harinya di masing-masing dapur SPPG," ucapnya. 

Ia menuturkan dengan upaya pemerintah daerah tersebut bisa menjembatani antara SPPG dengan Kopdes Merah Putih.

"Tentunya mekanisme yang berjalan adalah Koperasi Desa Merah Putih ini mengambil modal dari Bank Himbara untuk membiayai para petani mulai dari pengolahan, pupuk, dan bibit sehingga saat masa panen akan dijual kembali guna kebutuhan pangan MBG," sebutnya. 

Menurut dia, setiap SPPG dapat secara transparan melaporkan kepada masyarakat dan publik terkait penggunaan anggaran dalam satu porsi Makan Bergizi Gratis.

"Kalau bisa masing-masing ahli gizi bisa memberikan edukasi kepada masyarakat tentang jumlah gizi dalam setiap porsi MBG tersebut," kata dia.

Berdasarkan data Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Palu disebutkan bahwa jumlah SPPG di Kabupaten Sigi saat ini beroperasi sebanyak 16 unit.

SPPG itu tersebar di Kecamatan Sigi Biromaru, Nokilalaki, Kulawi, Gumbasa, Dolo Barat, Dolo, Kinovaro, dan Marawola.

Saat ini terdapat dua wilayah sedang dibangun dapur MBG di Sigi yakni Kecamatan Sigi Kota dan Dolo Selatan.