Parigi, (Antaranews Sulteng) - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mengingatkan bendahara di masing-masing Organisasi Perangkat Derah (OPD) agar tidak menyimpan uang negara di rekening pribadi saat dicairkan dari bank.

Asisiten Pemerintahan dan Kesra, Samin Latandu pada kegiatan workshop Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD) di Auditorium Setda Parigi Moutong, Senin mengatakan, uang negara tidak diperkenankan disimpan di rekening pribadi, sebab jika terdapat temuan oleh tim pemeriksa keuangan, bukan hanya bendahara yang mendapat imbasnya melainkan juga Kuasa Pengguna Anggara (KPA) juga ikut diperiksa.

"Ini agar menjadi perhatian bersama khususnya bendahara yang ada di masing-masing OPD," kata Samin mewakili Penjabat Bupati Parigi Moutong.

Contoh kasus kata dia, saat Penjabat Bupati Parigi Moutong melakukan tugas perjalanan dinas di beberapa wilayah kecamatan di kabupaten itu, ditemukan uang Negara sekitar Rp300 juta di rumah sakit Pratama Moutong dan honor-honor dokter belum dibayarkan pihak rumah sakit.

Menurutnya, hal itu bisa menjadi masalah bagi bendahara dan kuasa penguna anggaran meski pun pengguna anggaran tidak terlibat di dalamnya.

"Olehnya saya mengingatkan kepada bendahara agar uang yang dicairkan dimasukkan dalam rekening OPD masing-masing. Saya tidak ingin kejadian itu terulang kembali," katanya.

Samin mengatakan pengelolaan keuangan merupakan hal penting dilakukan setiap OPD dalam menjalankan pemerintahan, sebab keuangan sangat krusial untuk bisa disalahgunakan.

Ia menguraikan, untuk meminimalisir terjadinya penyalahgunaan uang negara maka pemerintah pusat mengeluarkan aplikasi pengelolaan keuangan untuk digunakan semua daerah di tanah air baik pemerintah provinsi, kabupaten/Kota.

SIPKD merupakan aplikasi terpadu yang dipergunakan sebagai alat bantu pemerintah daerah yang digunakan meningkatkan efektifitas implementasi dari berbagai regulasi bidang pengelolaan keuangan daerah yang berdasarkan pada asas efesiensi, ekonomis, efektif, transparan, akuntabel dan auditabel.

"Saya hanya mengingatkan agar seluruh peserta worshop agar mengikuti kegiatan ini dengan baik agar dalam pengelolaan keuangan bisa lebih efektif," harapnya.