Menkominfo: sebanyak 500 ribu URL sebarkan hoaks Papua
Selasa, 3 September 2019 6:39 WIB
Menkominfo Rudiantara di Padang, Senin (2/9/2019). (ANTARA /Miko Elfisha)
Padang (ANTARA) - Sebanyak 500 ribu URL (Uniform Resource Locator) atau alamat website terdeteksi menyebar hoaks yang berpotensi memperkeruh situasi di Papua dan Papua Barat sehingga layanan internet di daerah itu masih dibatasi.
"Jumlahnya masih sangat tinggi. Kontennya tidak hanya berita bohong tapi juga menghasut dan mengadu domba," kata Menteri Kominfo Rudiantara di Padang, Senin.
Ia menyebut pemulihan akses akan dilakukan secara bertahap, tergantung situasi di Papua terkini dan Papua Barat terkini.
Ada 29 kabupaten dan kota di Provinsi Papua dan 13 kabupaten di Papua Barat yang saat ini masih dibatasi akses internetnya.
Baca juga: Mendagri pantau kondisi Papua
"Menkopolhukam sudah memastikan daerah yang kondusif akan dipulihkan. Kita sudah ketemu provider untuk membahas skenario pemulihan itu," ujarnya.
Saat ini menurutnya sudah ada tim yang menilai situasi Papua terkini. Jika memang sudah kondusif, akan dipulihkan per daerah.
Situasi yang tidak kondusif terjadi di Papua dan Papua Barat akibat aksi demonstrasi yang berlangsung anarkis.
Untuk meredam situasi pemerintah membatasi akses internet di daerah itu.
Baca juga: Pakar: akses internet juga bisa untuk jaga perdamaian di Papua
"Jumlahnya masih sangat tinggi. Kontennya tidak hanya berita bohong tapi juga menghasut dan mengadu domba," kata Menteri Kominfo Rudiantara di Padang, Senin.
Ia menyebut pemulihan akses akan dilakukan secara bertahap, tergantung situasi di Papua terkini dan Papua Barat terkini.
Ada 29 kabupaten dan kota di Provinsi Papua dan 13 kabupaten di Papua Barat yang saat ini masih dibatasi akses internetnya.
Baca juga: Mendagri pantau kondisi Papua
"Menkopolhukam sudah memastikan daerah yang kondusif akan dipulihkan. Kita sudah ketemu provider untuk membahas skenario pemulihan itu," ujarnya.
Saat ini menurutnya sudah ada tim yang menilai situasi Papua terkini. Jika memang sudah kondusif, akan dipulihkan per daerah.
Situasi yang tidak kondusif terjadi di Papua dan Papua Barat akibat aksi demonstrasi yang berlangsung anarkis.
Untuk meredam situasi pemerintah membatasi akses internet di daerah itu.
Baca juga: Pakar: akses internet juga bisa untuk jaga perdamaian di Papua
Pewarta : Miko Elfisha
Editor : Sukardi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kantor Berita ANTARA edukasi pelajar SMAN 10 Pontianak tentang internet sehat
16 December 2024 20:02 WIB, 2024
Diskominfo: Pentingnya kolaborasi bangun digitalisasi di Perovinsi Sulteng
08 October 2024 10:57 WIB, 2024