Presdir AAL Santosa, CEO Idaman Terbaik 2019
Selasa, 17 Desember 2019 18:41 WIB
Presiden Direktur PT. Astra Agro Lestari Internasional (AALI) Sansosa (FOTO/Humas PT AALI Tbk)
Palu (ANTARA) - Presiden Direktur PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) , Santosa didaulat sebagai Indonesia Most Admired CEO 2019 oleh Warta Ekonomi.
Ia dinilai sebagi CEO dengan kepemimpinan yang luar biasa pada bidang pengembangan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan.
Penghargaan tersebut diberikan oleh Pemimpin Redaksi Warta Ekonomi Muhamad Ihsan dan Founder PT Saratoga Investama Tbk Sandiaga Uno di Balai Kartini pada Senin (16/12/19).
"Indonesia Most Admired CEO 2019 merupakan apresiasi dalam wujud penghargaan terhadap CEO perusahaan yang mampu menunjukkan kualitas dan citra sebagai CEO Idaman terbaik pilihan," ujar Muhamad Ihsan.
Penghargaan diberikan kepada CEO Astra Agro karena mampu menunjukkan kualitas dan citra sebagai CEO Idaman terbaik. Yakni, CEO yang diakui masyarakat karena telah teruji, memiliki reputasi, visi dan inovasi, dan berhasil membawa perusahaan yang dipimpinnya tumbuh dan berkembang.
Dalam Sambutannya, Founder PT Saratoga Investama Tbk, Sandiaga Uno memaparkan tiga hal penting yang berhasil diterapkan oleh Most Admired CEOs yaitu inovasi, berani mengambil resiko dan pro-aktif.
“Kita ketahui, saat ini perekonomian Indonesia sedang mengalami gonjang-ganjing, untuk itu saya mengapresiasi para pemimpin-pemimpin perusahaan yang telah menjadi bagian dari optimisme dalam membangun negeri.” Ucap Sandi.
Dalam proses penilaian, tim riset Warta Ekonomi menggunakan riset kuantitatif dengan metode kuesioner online terhadap 1.500 responden dalam kurun akhir Oktober-November 2019 untuk menjaring persepsi responden di antaranya karyawan dengan jabatan manager, general manager, maupun direktur yang telah bekerja minimal tiga tahun pada perusahaan swasta nasional, perusahaan BUMN, ataupun perusahaan asing. Suasana penyerahan penghargaan di Jakarta, Senin (16/12) (Antara/HO-Humas AAL)
Dasar penilaian adalah kualitas competence, credible, dan caring pada CEO yang dipilih yang dijabarkan menjadi kriteria: Kepemimpinan, Profesionalisme, Kepribadian, dan Prestasi (performance).
Santosa menjabat sebagai Presiden Direktur Astra Agro sejak tahun 2017, sebelumnya menjabat Presiden Direktur Asuransi Astra. Lulusan Fakultas MIPA Universitas Gajah Mada ini telah berhasil menerapkan agribisnis 4.0 di Astra Agro.
Di bawah kepemimpinannya, Astra Agro mulai melakukan integrasi teknologi digital untuk menunjang kebutuhan operasional. Inovasi yang berbasis big data centric didorong untuk memfasilitasi manajemen dalam mengembangkan sistem kerja yang lebih produktif, efektif dan efisien, serta tentu saja lebih cepat dan akurat.
Tahun ini, Astra Agro melakukan digitalisasi untuk mendukung konsep memastikan seluruh kegiatan operasional perusahaan berjalan sesuai dengan standard dengan memperkenalkan tiga sistem berbasis laman web maupun sistem operasi Android, yakni Mandor Astra Agro (AMANDA), Mill Excellent Indicator (MELLI), Daily Indicator of Astra Agro (DINDA).
AMANDA merupakan aplikasi yang digunakan untuk memastikan seluruh kegiatan operasional perusahaan berjalan sesuai dengan standard operating procedure (SOP). Kemudian MELLI adalah aplikasi yang dirancang khusus untuk mengakomodir kebutuhan manajemen perusahaan akan data yang cepat dan akurat dari pabrik kelapa sawit (PKS) untuk pengambilan keputusan yang tepat. Terakhir, DINDA adalah aplikasi yang berfokus pada pengembangan model sistem yang mendukung konsep Operational Excelent. (Humas AAL)
Baca juga: Astra Agro raih indeks tertinggi SRI- Kehati
Baca juga: Astra Agro raih Nusantara CSR Award 2019
Ia dinilai sebagi CEO dengan kepemimpinan yang luar biasa pada bidang pengembangan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan.
Penghargaan tersebut diberikan oleh Pemimpin Redaksi Warta Ekonomi Muhamad Ihsan dan Founder PT Saratoga Investama Tbk Sandiaga Uno di Balai Kartini pada Senin (16/12/19).
"Indonesia Most Admired CEO 2019 merupakan apresiasi dalam wujud penghargaan terhadap CEO perusahaan yang mampu menunjukkan kualitas dan citra sebagai CEO Idaman terbaik pilihan," ujar Muhamad Ihsan.
Penghargaan diberikan kepada CEO Astra Agro karena mampu menunjukkan kualitas dan citra sebagai CEO Idaman terbaik. Yakni, CEO yang diakui masyarakat karena telah teruji, memiliki reputasi, visi dan inovasi, dan berhasil membawa perusahaan yang dipimpinnya tumbuh dan berkembang.
Dalam Sambutannya, Founder PT Saratoga Investama Tbk, Sandiaga Uno memaparkan tiga hal penting yang berhasil diterapkan oleh Most Admired CEOs yaitu inovasi, berani mengambil resiko dan pro-aktif.
“Kita ketahui, saat ini perekonomian Indonesia sedang mengalami gonjang-ganjing, untuk itu saya mengapresiasi para pemimpin-pemimpin perusahaan yang telah menjadi bagian dari optimisme dalam membangun negeri.” Ucap Sandi.
Dalam proses penilaian, tim riset Warta Ekonomi menggunakan riset kuantitatif dengan metode kuesioner online terhadap 1.500 responden dalam kurun akhir Oktober-November 2019 untuk menjaring persepsi responden di antaranya karyawan dengan jabatan manager, general manager, maupun direktur yang telah bekerja minimal tiga tahun pada perusahaan swasta nasional, perusahaan BUMN, ataupun perusahaan asing. Suasana penyerahan penghargaan di Jakarta, Senin (16/12) (Antara/HO-Humas AAL)
Dasar penilaian adalah kualitas competence, credible, dan caring pada CEO yang dipilih yang dijabarkan menjadi kriteria: Kepemimpinan, Profesionalisme, Kepribadian, dan Prestasi (performance).
Santosa menjabat sebagai Presiden Direktur Astra Agro sejak tahun 2017, sebelumnya menjabat Presiden Direktur Asuransi Astra. Lulusan Fakultas MIPA Universitas Gajah Mada ini telah berhasil menerapkan agribisnis 4.0 di Astra Agro.
Di bawah kepemimpinannya, Astra Agro mulai melakukan integrasi teknologi digital untuk menunjang kebutuhan operasional. Inovasi yang berbasis big data centric didorong untuk memfasilitasi manajemen dalam mengembangkan sistem kerja yang lebih produktif, efektif dan efisien, serta tentu saja lebih cepat dan akurat.
Tahun ini, Astra Agro melakukan digitalisasi untuk mendukung konsep memastikan seluruh kegiatan operasional perusahaan berjalan sesuai dengan standard dengan memperkenalkan tiga sistem berbasis laman web maupun sistem operasi Android, yakni Mandor Astra Agro (AMANDA), Mill Excellent Indicator (MELLI), Daily Indicator of Astra Agro (DINDA).
AMANDA merupakan aplikasi yang digunakan untuk memastikan seluruh kegiatan operasional perusahaan berjalan sesuai dengan standard operating procedure (SOP). Kemudian MELLI adalah aplikasi yang dirancang khusus untuk mengakomodir kebutuhan manajemen perusahaan akan data yang cepat dan akurat dari pabrik kelapa sawit (PKS) untuk pengambilan keputusan yang tepat. Terakhir, DINDA adalah aplikasi yang berfokus pada pengembangan model sistem yang mendukung konsep Operational Excelent. (Humas AAL)
Baca juga: Astra Agro raih indeks tertinggi SRI- Kehati
Baca juga: Astra Agro raih Nusantara CSR Award 2019
Pewarta : --
Editor : Rolex Malaha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Komitmen jaga kelestarian lingkungan, PT ANA raih dua penghargaan di Proper KLH 2025
26 April 2025 12:36 WIB
Lembaga Anti-Korupsi Transparency International beri penghargaan Astra Agro Lestari
15 December 2024 12:18 WIB, 2024
PT Lestari Tani Teladan gelar pelatihan tingkatkan pengetahuan petani di Morowali
24 August 2024 18:34 WIB, 2024
Terpopuler - Sulteng
Lihat Juga
200-an kontraktor proyek Pemprov Sulteng belum ikutkan karyawannya ke BPJamsostek
21 February 2020 11:49 WIB, 2020
Hanura rekomendasikan Hadianto-Reni berpasangan di Pilkada Kota Palu
21 February 2020 0:05 WIB, 2020