Pengrajin Kulit Padangpanjang Dilatih
Selasa, 28 Mei 2013 12:26 WIB
Pengrajin kulit (antara)
Padangpanjang
(antarasulteng.com) - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan
pelatihan pembuatan tas dan dompet kulit bagi pengrajin kulit di Kota
Padangpanjang, Sumatera Barat.
"Pelatihan ini merupakan kerja sama Kementerian Perindustrian dengan Pemkot Padangpanjang," kata Wakil Wali Kota Padangpanjang Edwin ketika membuka kegiatan, Senin.
Dia mengatakan bahwa pelatihan bagi pengrajin kulit tersebut salah satu bentuk program dari Pemkot Padangpanjang dalam rangka meningkatkan keterampilan dan SDM pengrajin.
"Mereka (peserta pelatihan) akan bisa meningkatkan kompetensi di bidang olahan dari bahan baku kulit sehingga produk yang dihasilkan itu bisa berkompetisi di pasaran," kata dia.
Dia mengatakan bahwa Padangpanjang merupakan pusat industri kulit di Indonesia bagian barat, sudah seharusnya peningkatan kompetensi pengrajin agar bisa berinovasi dalam hal kerajinan kulit.
Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustri dan Perdagangan Kota Padangpanjang Reflis mengatakan bahwa pelatihan tersebut akan berlangsung selama 10 hari ke depan yang akan diikuti sebanyak 20 peserta dari daerah itu.
"Peserta dilatih secara teori dan dilanjutkan dengan praktik," kata dia.
"Pelatihan ini merupakan kerja sama Kementerian Perindustrian dengan Pemkot Padangpanjang," kata Wakil Wali Kota Padangpanjang Edwin ketika membuka kegiatan, Senin.
Dia mengatakan bahwa pelatihan bagi pengrajin kulit tersebut salah satu bentuk program dari Pemkot Padangpanjang dalam rangka meningkatkan keterampilan dan SDM pengrajin.
"Mereka (peserta pelatihan) akan bisa meningkatkan kompetensi di bidang olahan dari bahan baku kulit sehingga produk yang dihasilkan itu bisa berkompetisi di pasaran," kata dia.
Dia mengatakan bahwa Padangpanjang merupakan pusat industri kulit di Indonesia bagian barat, sudah seharusnya peningkatan kompetensi pengrajin agar bisa berinovasi dalam hal kerajinan kulit.
Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustri dan Perdagangan Kota Padangpanjang Reflis mengatakan bahwa pelatihan tersebut akan berlangsung selama 10 hari ke depan yang akan diikuti sebanyak 20 peserta dari daerah itu.
"Peserta dilatih secara teori dan dilanjutkan dengan praktik," kata dia.
Pewarta : Atlas Maulana
Editor : Riski Maruto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Ekonomi Keuangan
Lihat Juga
Pasokan beras di Palu masih lancar meskipun belum puncak panen padi
23 February 2020 18:36 WIB, 2020
SKK Migas bantu kapal ikan untuk nelayan Donggala, JOB-Tomori sumbang 3 kapal
21 February 2020 11:54 WIB, 2020
Citra Nuansa Elok investasikan Rp325 miliar bangun kembali Mall Tatura
21 February 2020 0:08 WIB, 2020
Presiden Jokowi ingin promosikan nikel Indonesia dalam Hanover Messe Jerman
17 February 2020 17:29 WIB, 2020