Logo Header Antaranews Sulteng

Radar Sulteng Minta Polisi Usut Pelaku Bom

Senin, 24 Februari 2014 11:26 WIB
Image Print
Bos Radar Sulteng Grup, H. Kamil Badrun. (Istimewa)
....peristiwa ini merupakan bentuk teror, tetapi belum diketahui siapa pelakunya," kata Kapolres Palu.

Palu (antarasulteng.com) - Pimpinan Radar Sulteng Grup H Kamil Badrun meminta polisi mengusut tuntas pelaku dibalik kasus bom yang meledak di depan kantornya, Senin dinihari.

"Apapun motifnya, polisi harus mampu mengungkap tuntas kasus itu," katanya di lokasi tempat kejadian perkara (TKP).

Kamil sangat prihatin atas kejadian tersebut karena orang akan merasa tidak nyaman bila datang ke Kota Palu.

"Saya tidak tahu apakah ini bentuk teror atau hanya iseng saja," katanya.

Namun demikian dengan peristiwa ini akan mengingatkan kepada seluruh awak Radar Sulteng untuk lebih profesional dan proposional dalam menyajikan berita.

Menurut dia, selama ini dalam menjalankan tugas jurnalistik, Radar Sulteng melakukannya dengan profesional.

Sementara Kapolres Palu AKBP Trisno Rahmadi mengatakan bom yang meledak di depan Kantor Radar Sulteng Jln Yos Sudarto pada pukul 04.00 WITA adalah bom berdaya ledak rendah.

"Itu sesuai dengan hasil olah TKP yang dilakukan polisi selama tiga jam," katanya.

Hasil olah TKP juga akan dikirim ke Laboratorium Forensik di Makassar.

Kapolres mengatakan peristiwa ini merupakan bentuk teror, tetapi belum diketahui siapa pelakunya.

Usai olah TKP, jalan di depan Kantor Radar Sulteng yang sempat ditutup selama beberapa jam tersebut dibuka kembali dan arus lalu lintas kini sudah normal kembali.

Purnomo, salah seorang saksi mengatakan ledakan bom itu cukup keras. Buktinya, sebuah kendaraan yang diparkir di halaman belakang Kantor Radar Sulteng alaramnya sempat berbunyi.

Kaca Gedung Graha Pena milik Radar Sulteng juga bergetar, tetapi tidak ada yang pecah.

Sebelum kejadian, Purnomo yang juga Satpam sempat duduk atas deker pintu masuk. Belum berapa lama beranjak dari tempat duduknya, ketika ia sedang berjalan menuju pos jaga, tiba-tiba terdengar bunyi ledakan yang cukup keras.

"Saya melihat ada kepulan asap tebal dan asap tersebut sampai menutupi bagian depan kantor," katanya.

Tidak lama kemudian, melintas sebuah mobil PJR Polisi dan langsung singgah melihat peristiwa tersebut dan menghubungi tim Gegana Polda Sulteng. (BK03)



Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2026