
Harga Pupuk Nonsubsidi Di Palu Bertahan

Palu, (antarasulteng.com) - Harga berbagai jenis pupuk pertanian nonsubsidi di tingkat pengecer di Kota Palu hingga pekan ini masih bertahan sama seperti sebelumnya.
"Harga pupuk selama ini relatif stabil, namun stok di tingkat pengecer terbatas," kata Kepala Seksi Usaha dan Sarana Perdagangan pada Dinas Koperasi Usaha Kecil Mikro Menengah Perindustrian dan Perdagangan Sulawesi Tengah Rudi Zulkarnain di Palu, Selasa.
Harga pupuk urea nonsubsidi berkisar Rp5.500,00 per kilogram, TSP Rp3.000,00 per kilogram, ZA Rp2.500,00 dan KCL mencapai Rp8.000,00 per kilogram.
Sementara stok pupuk urea bersubsidi di gudang PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) dan toko-toko pengecer resmi di KOta Palu dan juga kabupaten lainnya cukup memadai.
Pupuk nonsubsidi di pasaran cukup terbatas sedangkan permintaan masyarakat cukup tinggi.
Sementara Suyono, seorang petani di Oloboju, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi mengatakan setiap musim tanam, para petani tidak pernah kesulitan memperoleh pupuk bersubsidi.
"Berapapun dibutuhkan petani, kelompok tani bisa memenuhinya," katanya.
Tetapi jika petani bersangkutan tidak bergabung dalam satu kelompok tani, biasanya akan mengalami kesulitan mendapatkan pupuk, katanya.
Karena distributor atau toko resmi yang menjual pupuk bersubsidi, ujarnya, hanya akan melayani permintaan pupuk melalui kelompok tani dengan terlebih dahulu mengajukan rencana defenitif kebutuhan kelompok (RDKK).
Tanpa mengajukan RDKK, distributor tidak akan melayaninya pembelian bersubsidi.(skd)
Pewarta : Anas Masa
Editor:
Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026
