
Bawaslu Ajak Perguruan Tinggi Awasi Pemilu

Kalau perlu kerahkan seluruh mahasiswa untuk turut mengawasi Pilkada
Palu, (antarasulteng.c) - Sekretaris Jenderal Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Gunawan Suswantoro meminta perguruan tinggi turut mengawasi Pemilihan Kepala Daerah di wilayahnya masing-masing agar lebih jujur dan adil.
"Kalau perlu kerahkan seluruh mahasiswa untuk turut mengawasi Pilkada," kata Gunawan usai pelantikan anggota Panwaslu se-Sulawesi Tengah di Palu, Kamis.
Dia menyadari jumlah anggota Bawaslu atau Panitia Pengawas Pemilu (Panwalu) di daerah tergolong sedikit, sehingga dia mengajak partisipasi masyarakat untuk turut mengawal demokrasi.
Saat ini jumlah anggota Bawaslu dan Panwaslu di setiap provinsi dan kabupaten/kota hanya tiga orang dan dibantu oleh panitia di kecamatan dan kelurahan/desa.
"Itu pun masih kurang sehingga butuh peran semua `stakeholder`, tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk berperanserta untuk mengajak masyarakat berpartisipasi setingi-tingginya," katanya.
Lebih lanjut, dia meminta kepada anggota Panwaslu di 12 kabupaten dan satu kota di Provinsi Sulawesi Tengah agar benar-benar mewujudkan sumpahnya saat pelantikan untuk menciptakan Pilkada berkualitas.
"Sumpah jangan diucapkan saat seremonial saja," ujarnya.
Sumpah tersebut antara lain taat kepada Negara Kesatuan RI, tidak menerima hadiah atau pemberian dari orang lain yang bisa mempengaruhi pekerjaan, serta memegang rahasia yang memang harus dirahasiakan.
Selain itu, anggota Panawaslu tersebut juga menandatangani pakta integritas yang salah satu poin berbunyi untuk tidak menggunakan anggaran fiktif selama menjalankan tugas.
Menurut Gunawan, anggota Panwaslu adalah pejuang demokrasi yang bertugas mengawal pemilihan sehingga tercipta Pilkada seusai harapan rakyat. (skd)
Pewarta : Riski Maruto
Editor:
Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026
