
Pemkot Palu harap bantuan operasional tingkatkan kinerja Bawaslu

Palu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Sulawesi Tengah berharap bantuan kendaraan operasional dari memerintah setempat untuk Bawaslu dan KPU dapat meningkatkan kinerja lembaga penyelenggara Pemilu di daerah.
"Bantuan kendaraan operasional sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah (pemda) menunjang kerja-kerja kepemiluan bagi penyelenggaraan Pemilu," Kata Wali Kota Palu Hadianto Rasyid usai menyerahkan dua unit kendaraan operasional KPU dan Bawaslu di Kota Palu, Jumat.
Ia mengemukakan, kendaraan operasional merupakan alat transportasi dalam menunjang kelancaran tugas komisioner maupun unit lainnya dalam melakukan konsolidasi maupun pelayanan di bidang kepemiluan.
Pemkot menegaskan bahwa dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama untuk memastikan seluruh tahapan demokrasi di Kota Palu dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan transparan.
"Pemda memiliki tanggung jawab meningkatkan demokrasi, baik keterlibatan secara langsung maupun tidak langsung," ujarnya.
Ia menilai, KPU dan Bawaslu sebagai lembaga negara yang menjalankan demokrasi harus memegang teguh integritas, memberikan edukasi tentang demokrasi kepada publik.
Karena tantangan demokrasi dalam negeri saat ini cukup kompleks meliputi korupsi, politik uang, dan oligarki yang mengikis integritas sistem, termasuk polaritas identitas (SARA) serta ujaran kebencian sering kali digunakan oleh oknum-oknum tertentu pada momen pemilu maupun pilkada.
Menurut data KPU Kota Palu, angka partisipasi pemilih pada Pemilu 2024 di ibu kota Sulawesi Tengah 80 persen dari 200 ribu lebih Daftar Pemilih Tetap (DPT), di bandingkan pilkada tahun yang sama justru angka partisipasi hanya 63 persen.
"Pemilu dan pilkada ke depan angka partisipasi harus naik dari pesta demokrasi sebelumnya. Semakin tinggi presentasi pemilih maka tingkat berdampak positif terhadap demokrasi," tutur Hadianto.
Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
