Danau Tambing Kembali Ramai Dikunjungi Wisatawan

id tambing

Salah satu destinasi wisata Sulawesi Tengah, Danau Tambing, Poso (Foto antara/ Anas Masa)

Palu,  (antarasulteng.com) - Danau Tambing, salah satu dari sejumlah obyek wisata alam di dalam Kawasan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL), kembali ramai dikunjungi wisatawan dalam dan luar negeri setelah sempat ditutup lebih sebulan terkait Operasi Tinombala oleh TNI dan Polri.

Kepala Balai Besar TNLL Sudayatna mengemukakan di Palu, Selasa, dalam dua pekan terakhir ini, obyek wisata yang terletak di Desa Sedoa, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, sekitar 90an dari Palu, Ibu Kota Provinsi Sulteng tersebut kini ramai didatangi pengunjung.

Salah satu keunikan Danau Tambing adalah menjadi "surga" burung yang banyak mengundang perhatian dari para wisman dan juga wisatawan nusantara serta lokal.

Di Obyek wisata itu, kata Sudayatna, ada ekitar 260an jenis burung dan 30 persen diantaranya adalah endemik Danau Tambing. Artinya 30 persen jenis burung yang ada di sekitar Danau Tambing hanya ada dan berkembangbiak di alam setempat.

"Ini yang unik sehingga banyak pecinta dan peneliti burung datang ke obyek wisata tersebut," katanya.

Sesuai data menunjukan setiap hari Sabtu dan Minggu (hari libur) ada sekitar 300 orang pengunjung yang masuk bahkan menginap di lokasi obyek wisata Danau Tambing.

Keunikan lain adalah di lokasi itu ada tanaman anggrek dan tumbuh pohon leda, salah satu pohon endemik yang hanya ada di Sulteng. Di lokasi itu juga disediakan tempat untuk berkemah dan juga memancing ikan.

Kegiatan lainnya adalah mendaki gunung rorekantimbu. Tetapi sejak adanya operasi Tinombala TNI/Porli untuk mengejar teroris pimpinan Santoso, maka Balai besar TNLL menutup sementara kegiatan pendakian.

Penutupan tersebut sema-mata untuk kepentingan operasi Tinombala TNI/Polri.  
Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar